Humbang Hasundutan – Ferari.co | PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menyalurkan bantuan rehabilitasi kepada sejumlah gereja yang terdampak banjir di Kabupaten Humbang Hasundutan. Bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membantu pemulihan pascabencana yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan kepada Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, untuk kemudian diteruskan kepada gereja-gereja penerima manfaat.
Bupati Humbang Hasundutan menyampaikan apresiasi atas kepedulian INALUM terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat penting dalam mempercepat proses pemulihan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada INALUM atas perhatian dan dukungannya. Bantuan ini menunjukkan bahwa nilai kebersamaan dan solidaritas masih sangat kuat di tengah masyarakat,” ujarnya Jumat (13/3/2026).
Dalam program rehabilitasi ini, INALUM menyalurkan bantuan kepada tiga gereja yang mengalami kerusakan akibat banjir, yakni HKBP Panggunggungan, HKI Jagapayung, dan GKLI Bantoon.
Mewakili penerima bantuan, Pendeta HKI Jagapayung, Pdt. Timbul Barita Sitorus, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Ia mengatakan bantuan tersebut sangat berarti bagi jemaat untuk memperbaiki fasilitas gereja yang rusak.
“Kami berterima kasih kepada INALUM yang telah memberikan perhatian kepada gereja-gereja terdampak banjir. Bahkan tim dari INALUM turun langsung melakukan survei ke lapangan. Bantuan ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk memperbaiki gereja agar jemaat dapat kembali beribadah dengan nyaman,” katanya.
Sementara itu, Kepala Departemen CSR INALUM, Zainuddin Iqbal Sidabutar, menjelaskan bahwa bantuan rehabilitasi gereja terdampak banjir ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat di wilayah sekitar operasional.
Menurutnya, rumah ibadah memiliki peran penting bagi masyarakat, tidak hanya sebagai tempat beribadah tetapi juga sebagai pusat penguatan spiritual dan solidaritas komunitas, terutama setelah bencana.
“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat Humbang Hasundutan. INALUM berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat, tidak hanya pada masa tanggap darurat tetapi juga dalam tahap rehabilitasi pascabencana. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban jemaat serta mempercepat proses pemulihan,” ujar Zainuddin.
Seperti diketahui, banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Humbang Hasundutan pada akhir November 2025. Bencana tersebut dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan sungai meluap dan memicu longsor di beberapa titik.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, fasilitas umum termasuk rumah ibadah juga terdampak cukup parah. Bahkan sebagian warga terpaksa mengungsi dan menjalani masa pemulihan pascabencana.
Melalui bantuan rehabilitasi gereja terdampak banjir di Humbang Hasundutan ini, INALUM berharap aktivitas ibadah masyarakat dapat kembali berjalan normal. Selain itu, pemulihan sosial dan moral masyarakat pascabencana juga diharapkan dapat berlangsung lebih cepat. (RGS)



















