Jakarta – Ferari.co | Tim Detasemen K-9 Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara Baharkam Polri bergerak cepat melakukan sterilisasi di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026). Langkah ini dilakukan setelah adanya laporan ancaman bom yang menyasar lingkungan sekolah tersebut.
Operasi sterilisasi dimulai sekitar pukul 11.45 WIB sebagai respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan. Penanganan dilakukan mengacu pada Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 5 Tahun 2024 tentang Penanganan Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) Tindak Pidana Terorisme.
Dalam operasi tersebut, Ditpolsatwa mengerahkan tim K-9 spesialis pelacak bahan peledak (handak). Sebanyak sembilan personel dipimpin Ipda Totok Setyono diterjunkan untuk melakukan penyisiran secara menyeluruh di area sekolah.
Setibanya di lokasi, Tim K-9 langsung berkoordinasi dengan unsur pengamanan yang telah berada di lapangan. Personel bersinergi dengan Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma, Kasubdit 1 Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Katim Jibom Pas Gegana Korps Brimob Polri Ipda Rahmat, serta Danden Jibom Gegana Polda Metro Jaya Kompol Alim.
Untuk memastikan keamanan maksimal, Den K-9 menurunkan empat anjing pelacak, yakni Arco, Kira, Rea, dan Sara. Operasi juga didukung dua unit kendaraan khusus (Ransus) K-9.
Selanjutnya, Tim K-9 bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) Pas Gegana dan Tim Kimia, Biologi, dan Radioaktif (KBR) Gegana Polda Metro Jaya memeriksa seluruh ruang kelas, bangunan, hingga halaman sekolah. Penyisiran dilakukan secara teliti guna memastikan tidak ada bahan peledak maupun benda mencurigakan yang dapat membahayakan siswa, guru, dan masyarakat sekitar.
Hasil pemeriksaan menunjukkan area SDN Srengseng Sawah 15 dalam kondisi aman. Petugas tidak menemukan bahan peledak ataupun material berbahaya lainnya selama proses sterilisasi berlangsung.
Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai, kegiatan ditutup dengan apel konsolidasi yang dipimpin Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma. Seluruh personel bersama satwa K-9 kemudian kembali ke Markas Korps Sabhara Baharkam Polri.
Keberhasilan sterilisasi ini menunjukkan kesigapan dan profesionalisme Tim K-9 Baharkam Polri dalam menangani laporan ancaman bom. Sinergi antara Ditpolsatwa, Gegana Korps Brimob Polri, dan Polda Metro Jaya berhasil memastikan situasi tetap kondusif sehingga aktivitas di lingkungan sekolah dapat kembali berjalan dengan aman. (RGS)
















