Batu Bara – Ferari.co | Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) memperkuat disiplin, integritas, dan kualitas pelayanan publik.
Pesan tersebut disampaikan Syafrizal saat memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional di Halaman Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Jumat (17/7/2026).
Upacara tersebut diikuti Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Batu Bara, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat administrator dan pengawas, serta ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara.
Dalam amanatnya, Syafrizal menegaskan Hari Kesadaran Nasional yang diperingati setiap tanggal 17 bukan sekadar kegiatan seremonial.
Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi seluruh aparatur untuk memperkuat disiplin, tanggung jawab, serta semangat pengabdian sebagai aparatur negara dan pelayan masyarakat.
“Setiap kebijakan, tindakan, dan kualitas pelayanan aparatur pemerintah memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah,” ujar Syafrizal.
Karena itu, ia meminta seluruh aparatur menerjemahkan kesadaran nasional melalui peningkatan disiplin dan kinerja. Selain itu, ASN dan PPPK juga harus memperkuat kualitas pelayanan publik serta sinergi antaraparat pemerintah.
Wabup Soroti Pelayanan Investasi dan Perizinan
Syafrizal memberikan perhatian khusus terhadap pelayanan publik di bidang investasi dan perizinan.
Ia menilai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memiliki peran penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif di Kabupaten Batu Bara.
Pelayanan perizinan yang cepat dan transparan, kata dia, dapat memberikan kepastian bagi pelaku usaha. Pada akhirnya, kondisi tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan.
Tiga Arahan Wabup Syafrizal
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Batu Bara menyampaikan tiga arahan utama kepada jajaran pemerintah daerah.
Pertama, memperkuat komitmen terhadap kemudahan berusaha. Syafrizal meminta birokrasi terus disederhanakan dan sistem perizinan berbasis elektronik, seperti Online Single Submission (OSS) dan aplikasi pelayanan daerah, dioptimalkan.
Sistem tersebut harus berjalan cepat, transparan, dan mampu memberikan kepastian kepada masyarakat maupun pelaku usaha.
Kedua, Syafrizal menekankan pentingnya menjaga integritas tanpa kompromi. Ia meminta seluruh aparatur menolak pungutan liar, gratifikasi, dan berbagai praktik yang bertentangan dengan ketentuan.
Menurutnya, integritas menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat dan investor terhadap Pemerintah Kabupaten Batu Bara.
Ketiga, ia meminta seluruh unit pelayanan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Untuk mendukung hal tersebut, Syafrizal mendorong penerapan budaya kerja 6S, yaitu Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun, dan Solutif.
Ia berharap budaya kerja tersebut mampu menciptakan pelayanan yang ramah, responsif, dan berorientasi pada penyelesaian masalah.
Hari Kesadaran Nasional Jadi Momentum Evaluasi
Menutup amanatnya, Syafrizal mengajak seluruh aparatur menjadikan Hari Kesadaran Nasional sebagai momentum memperbarui tekad dalam bekerja dengan tulus, ikhlas, dan penuh integritas.
Ia juga mengajak seluruh ASN dan PPPK memperkuat komitmen, semangat kebersamaan, serta rasa bangga dalam menjalankan tugas pengabdian.
Dengan peningkatan disiplin, integritas, dan pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten Batu Bara diharapkan mampu memberikan pelayanan yang semakin baik serta mendukung terwujudnya Kabupaten Batu Bara yang bahagia. (RGS)



















