Medan – Ferari.co | Kepala SMAN 7 Medan, DR Suyono, M.Or, menegaskan komitmen sekolah untuk memerangi geng motor, aksi begal, dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.
Penegasan tersebut disampaikan DR Suyono saat memberikan pengarahan kepada para siswa dalam kegiatan di lapangan SMAN 7 Medan, Jalan Timor No. 36, Medan, Senin (24/8/2026).
Dalam arahannya, DR Suyono meminta seluruh dewan guru dan siswa memiliki komitmen yang sama untuk menjauhi berbagai aktivitas yang dapat merusak masa depan pelajar.
Ia menegaskan, siswa SMAN 7 Medan tidak diperbolehkan bergabung atau terlibat dalam kelompok geng motor, aksi begal, maupun penyalahgunaan narkoba.
Menurut DR Suyono, sekolah harus terus membangun filosofi “Smanju”, yang dimaknai sebagai SMAN 7 Medan yang semakin maju, bermutu, dan berprestasi.
“Jajaran dewan guru dan siswa harus terus membangun filosofi Smanju. Artinya, SMAN 7 Medan semakin maju, bermutu dan berprestasi,” tegas DR Suyono.
Karena itu, ia mengajak para siswa untuk fokus pada pendidikan dan kegiatan positif. Selain itu, siswa juga diminta menjaga nama baik sekolah di lingkungan masyarakat.
DR Suyono juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi dan membimbing anak di luar lingkungan sekolah.
Ia mengatakan, pihak sekolah telah menyampaikan hal tersebut kepada para orang tua siswa dalam berbagai pertemuan maupun melalui zoom meeting.
“Orang tua wajib memotivasi putra dan putrinya dengan baik karena menyangkut masa depannya dan masa depan bangsa,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, DR Suyono didampingi Pembina Upacara Suhunan Harianja serta jajaran wakil kepala sekolah. Mereka antara lain Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Alwin, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Hotrida Sari, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana Hetty, serta Staf Kesiswaan Juli.
Sementara itu, Ketua Komite SMAN 7 Medan, Drs Syaiful Syafri, MM, mendukung penuh sikap kepala sekolah dalam memerangi geng motor, begal, dan bahaya narkoba.
Menurut Syaiful, komitmen tersebut penting untuk menjaga lingkungan pendidikan tetap aman sekaligus mendukung perkembangan siswa.
Ia juga mengajak para orang tua terus memberikan motivasi kepada anak-anak agar fokus belajar selama menempuh pendidikan di SMAN 7 Medan.
“Dengan demikian, kualitas SMAN 7 Medan yang sudah dirintis sejak berdiri pada 1975 terus dapat ditingkatkan,” jelas Syaiful.
Selain itu, Syaiful meminta pengurus OSIS yang dipimpin Revan ikut menyosialisasikan pesan tersebut kepada seluruh siswa.
Sosialisasi dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler maupun perlombaan. Dengan kegiatan positif tersebut, siswa diharapkan dapat mengembangkan kemampuan dan prestasi.
Syaiful berharap para siswa SMAN 7 Medan mampu bersaing secara sehat dengan pelajar dari sekolah negeri maupun swasta lainnya.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya SMAN 7 Medan membangun generasi muda yang berprestasi, disiplin, serta terbebas dari geng motor, begal, dan penyalahgunaan narkoba. (RGS)

















