Batu Bara – Ferari.co | DPRD Kabupaten Batu Bara menyampaikan laporan hasil Reses Tahap II Tahun 2026 dalam rapat paripurna. Hasil reses dari tujuh daerah pemilihan (dapil) tersebut menjadi wadah bagi anggota DPRD untuk membawa berbagai aspirasi masyarakat ke dalam pembahasan kebijakan pembangunan daerah.
Rapat paripurna berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batu Bara, Kamis (13/8/2026), mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.
Rapat dihadiri Ketua DPRD Batu Bara Safi’i, SH, Wakil Ketua DPRD Nurhaji, Wakil Ketua DPRD Rodial, serta Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, SE., M.AP.
Turut hadir Plt Sekretaris DPRD Batu Bara Hardiman Sihombing, S.STP., M.SP., seluruh anggota DPRD, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), dan unsur Forkopimda Kabupaten Batu Bara.
### Aspirasi Masyarakat Jadi Bahan Pembahasan APBD
Dalam laporan tersebut, anggota DPRD menyampaikan bahwa Reses Tahap II Tahun 2026 dilaksanakan melalui pertemuan langsung dengan konstituen di masing-masing wilayah dapil.
Selain masyarakat, anggota DPRD menerima aspirasi dari kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta unsur partai politik.
Berbagai aspirasi yang dihimpun selanjutnya akan diteruskan kepada Pemerintah Kabupaten Batu Bara. DPRD juga akan menyikapi persoalan yang muncul sesuai kewenangan dan kebutuhan masyarakat.
Hasil reses tersebut akan menjadi bahan dalam pembahasan Perubahan APBD 2026 dan Rancangan APBD 2027 dengan mempertimbangkan skala prioritas pembangunan daerah.
### Dapil I Himpun Aspirasi dari Tiga Kecamatan
Reses Dapil I mencakup Kecamatan Lima Puluh, Lima Puluh Pesisir, dan Datuk Lima Puluh.
Pertemuan dengan masyarakat dilakukan di sejumlah desa dan kelurahan, mulai dari Mangkai Baru, Mangkai Lama, Lima Puluh Kota, Perkebunan Dolok, Sumber Padi, Limau Manis, Antara, Perkebunan Lima Puluh, Sumber Makmur, Tanah Gambus, Simpang Gambus, Kwala Gunung, Guntung, Pematang Panjang, Bulan-Bulan, Perupuk, Gambus Laut, Lubuk Cuik hingga Lubuk Hulu.
Anggota DPRD Dapil I menyatakan berbagai aspirasi tersebut akan diteruskan kepada pemerintah daerah untuk mendapatkan tindak lanjut.
### Dapil II Soroti Kebutuhan Masyarakat Talawi dan Datuk Tanah Datar
Dapil II meliputi Kecamatan Talawi dan Datuk Tanah Datar.
Reses berlangsung di sejumlah wilayah, di antaranya Desa Panjang, Pahang, Labuhan Ruku, Mesjid Lama, Dahari Selebar, Padang Genting, Gunung Rante, Benteng, Indra Yaman, Dahari Indah, Petatal, Binjai Baru, Perkebunan Tanah Datar, Perkebunan Petatal, Sei Muka, Bangun Sari, Karang Baru, Glugur Makmur, Mekar Baru, dan Sumber Tani.
Aspirasi masyarakat dari wilayah tersebut menjadi bagian dari bahan pembahasan pembangunan dan anggaran daerah.
### Dapil III Bawa Aspirasi Tanjung Tiram dan Nibung Hangus
Sementara itu, anggota DPRD Dapil III melaksanakan reses di Kecamatan Tanjung Tiram dan Nibung Hangus.
Sejumlah wilayah yang menjadi lokasi pertemuan antara lain Tanjung Mulia, Sei Mataram, Pematang Baru, Bagan Baru, Ujung Kubu, Lima Laras, Sentang, Jati Mulia, Tali Air, Kapal Merah, Bandar Sono, Mekar Laras, Guntung, Bagan Dalam, Suka Maju, Tanjung Tiram, Bogak, Suka Jaya, Kampung Lalang, Bagan Arya, Bandar Rahmat, dan Pahlawan.
DPRD berkomitmen meneruskan persoalan masyarakat di kedua kecamatan tersebut kepada pemerintah daerah.
### Dapil IV Serap Aspirasi Warga Sei Balai
Reses Dapil IV dilaksanakan di Kecamatan Sei Balai.
Anggota DPRD bertemu dengan masyarakat di Desa Mekar Mulio, Kwala Sikasim, Perkebunan Sei Balai, Sei Balai, Benteng Jaya, Durian, Perjuangan, Sido Mulio, Mekar Baru, Suka Ramai, Sukerejo, Tanah Timbul, dan Perkebunan Sei Bejangkar.
Aspirasi yang dihimpun akan disesuaikan dengan skala prioritas dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Batu Bara.
### Dapil V Tampung Aspirasi Masyarakat Medang Deras
Selanjutnya, Dapil V melaksanakan reses di Kecamatan Medang Deras.
Pertemuan berlangsung di berbagai desa dan kelurahan, antara lain Aek Nauli, Durian, Lalang, Medang, Sei Buah Keras, Sei Rakyat, Tanjung Sigoni, Pematang Cengkring, Pakam Raya, Pakam, Nenas Siam, Pangkalan Dodek Baru, Pangkalan Dodek, Sei Raja, Cengkring Pekan, Pakam Raya Selatan, Madrasah, Medang Baru, Pematang Nibung, Pagurawan, dan Sidomulyo.
DPRD menyatakan aspirasi masyarakat tersebut akan menjadi bahan untuk menentukan program pembangunan yang sesuai kebutuhan warga.
### Dapil VI Himpun Aspirasi Sei Suka dan Laut Tador
Dapil VI mencakup Kecamatan Sei Suka dan Laut Tador.
Pertemuan dengan konstituen dilakukan di sejumlah wilayah, seperti Sei Suka Deras, Perkebunan Sipare-Pare, Simodong, Pematang Jering, Pematang Kuing, Kwala Tanjung, Kwala Indah, Tanjung Gading, Simpang Kopi, Brohol, Tanjung Prapat, Laut Tador, Perkebunan Tanjung Kasau, Tanjung Seri, Sei Semujur, Pelanggiran Laut Tador, Dwi Seri, Mekar Sari, Kandangan, dan Tanjung Kasau.
Berbagai masukan masyarakat selanjutnya akan dibawa dalam pembahasan Perubahan APBD 2026 dan RAPBD 2027.
### Dapil VII Soroti Ketepatan PKH dan Harga Pupuk Subsidi
Sementara itu, Dapil VII yang meliputi Kecamatan Air Putih menyampaikan dua persoalan yang secara khusus menjadi perhatian.
Pertama, anggota DPRD meminta Bupati Batu Bara melakukan pendataan ulang penerima Program Keluarga Harapan (PKH).
Langkah tersebut bertujuan agar bantuan sosial dapat diberikan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Kedua, DPRD menyoroti persoalan harga pupuk subsidi. Anggota DPRD meminta harga pupuk subsidi dapat mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) atau berada pada tingkat harga yang terjangkau masyarakat.
Reses Dapil VII mencakup sejumlah wilayah, antara lain Aras, Kampung Kelapa, Limau Sundai, Pasar Lapan, Pematang Panjang, Perkotaan, Sipare-Pare, Suka Ramai, Suka Raja, Tanah Merah, Tanah Rendah, Tanah Tinggi, Tanjung Harapan, Tanjung Kubah, Tanjung Muda, Tanjung Mulya, Titi Payung, Indrapura, dan Indrasakti.
### DPRD Diminta Tidak Berhenti pada Laporan
Hasil Reses Tahap II Tahun 2026 menunjukkan luasnya aspirasi yang dihimpun anggota DPRD Batu Bara dari berbagai wilayah.
Namun, laporan reses bukan menjadi tahap akhir. Aspirasi masyarakat selanjutnya harus diterjemahkan ke dalam kebijakan dan program yang dapat memberikan manfaat nyata.
Karena itu, DPRD Batu Bara akan membawa hasil reses tersebut ke dalam pembahasan Perubahan APBD 2026 dan RAPBD 2027 sesuai skala prioritas.
Dengan demikian, kegiatan reses diharapkan tidak hanya menjadi sarana menyerap aspirasi, tetapi juga menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pembangunan Pemerintah Kabupaten Batu Bara. (RGS)



















