Makassar – Ferari.co | PT PLN RCC – Sistem Makassar berhasil meraih predikat Gold atau “Sangat Baik” dalam audit implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Objek Vital Nasional (Obvitnas) yang dilakukan Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri.
Tim audit Ditpamobvit Baharkam Polri menyelesaikan seluruh rangkaian audit pada hari ketiga, Jumat (11/9/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Manggabarani, Hyatt Makassar.
Berdasarkan hasil audit, PT PLN RCC – Sistem Makassar memperoleh nilai 92,24 persen. Capaian tersebut menempatkan perusahaan dalam kategori Gold atau “Sangat Baik”.
Ketua Tim Audit Implementasi SMP Obvitnas PT PLN RCC – Sistem Makassar, Kombes Pol. Choiron El Atiq, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan seluruh rangkaian pemeriksaan berjalan lancar dan sesuai target yang telah ditetapkan.
“Hari ini merupakan hari ketiga sekaligus penutup dari rangkaian audit. Kami telah merampungkan wawancara mendalam dengan petugas pengamanan internal serta melakukan pemeriksaan dokumen penting seperti laporan pelaksanaan tugas, Analisis Risiko Pengamanan (ARP), Rencana Pengamanan (Renpam), Rencana Kontinjensi (Renkon), hingga Standard Operating Procedure (SOP),” ujar Choiron dalam keterangan resminya.
Pada hari terakhir, tim auditor melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah aspek penting dalam penerapan Sistem Manajemen Pengamanan. Pemeriksaan tersebut mencakup Elemen III tentang Konfigurasi Pengamanan.
Selanjutnya, auditor memeriksa Elemen IV mengenai Standar Kemampuan Pelaksana Pengamanan. Tim juga mengevaluasi Elemen V yang berkaitan dengan Monitoring dan Evaluasi.
Selain itu, tim audit melakukan review terhadap keseluruhan skor implementasi mulai dari Elemen I hingga Elemen V. Proses tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan hasil akhir audit Sistem Manajemen Pengamanan.
Setelah seluruh tahapan pemeriksaan selesai, kegiatan ditutup dengan penandatanganan dan penyerahan Berita Acara (BA) hasil audit.
Berita Acara tersebut diserahkan secara resmi kepada Manager UP2B Sistem Makassar, Furqon Idris. Penyerahan disaksikan jajaran internal Tim Ditpamobvit Baharkam Polri.
Tim tersebut terdiri atas AKP Juhari, S.H., Ir. M. Dedy Murdiana, SST.MK., dan Widiyanto, S.E., M.H.
Dari pihak perusahaan, turut hadir Senior Manager Operasi Sistem, Andi Murniawati. Ia mewakili General Manager PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto.
Selain itu, sejumlah staf dan auditi UP2B Sistem Makassar juga mengikuti proses penutupan audit tersebut.
Predikat Gold dengan nilai 92,24 persen menjadi gambaran atas penerapan Sistem Manajemen Pengamanan di PT PLN RCC – Sistem Makassar. Hasil tersebut sekaligus menunjukkan upaya perusahaan dalam menjaga standar pengamanan objek vital nasional.
Penerapan sistem pengamanan yang konsisten juga menjadi bagian penting dalam mendukung keandalan operasional ketenagalistrikan.
Dengan hasil audit tersebut, PT PLN RCC – Sistem Makassar diharapkan terus mempertahankan standar keamanan dan melakukan evaluasi secara berkelanjutan. Langkah itu diperlukan untuk memastikan sistem pengamanan tetap berjalan efektif dalam mendukung keandalan sistem ketenagalistrikan di wilayah Sulawesi. (RGS)


















