BATU BARA – Ferari.co | Pemerintah Desa (Pemdes) Lalang bersama PT Inalum menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat desa sebagai upaya memperkuat syiar Islam dan pembinaan generasi muda. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, (27/12/2025), di halaman Sekolah Dasar Dusun Tasak mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Sejak pagi, lokasi kegiatan dipenuhi antusiasme warga. Suasana desa berubah menjadi pusat syiar Islam. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema dari para peserta yang datang dari seluruh dusun di Desa Lalang.
MTQ Desa Lalang ini menghadirkan berbagai cabang lomba keagamaan. Di antaranya lomba azan, hafalan Al-Qur’an (hafidz dan hafidzah), tilawah anak dan remaja, tartil Al-Qur’an, siratilawah, hingga uji tajwid dan kefasihan baca.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi. Lebih dari itu, MTQ menjadi ruang silaturahmi dan persatuan antarwarga desa. Setiap penampilan peserta mencerminkan semangat ukhuwah dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Kepala Desa Lalang, H. Syarifuddin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MTQ tingkat desa ini. Ia menegaskan bahwa MTQ memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter generasi muda.
“MTQ ini bukan sekadar lomba, tetapi sarana pembinaan mental dan spiritual anak-anak desa. Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Inalum atas dukungan penuh. Semoga dari kegiatan ini lahir qori dan qoriah terbaik yang mampu berprestasi di tingkat lebih tinggi,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa meski desa berada di wilayah kecil, nilai spiritualnya dapat menjadi besar ketika Al-Qur’an dijadikan pedoman hidup. Menurutnya, MTQ adalah sarana menanam nilai iman, akhlak, dan ilmu sejak dini.
Kegiatan MTQ Desa Lalang turut dihadiri tokoh pemuda dan organisasi masyarakat. Kehadiran mereka memperkuat dukungan terhadap pengembangan kegiatan keagamaan di tingkat desa.
Ketua DPK Bapera Medang Deras, Rizky Ananda, menyatakan dukungannya terhadap kolaborasi Pemdes Lalang dan PT Inalum. Ia menilai sinergi tersebut sebagai contoh positif hubungan antara desa dan industri.
“Kami mendukung penuh kegiatan yang mendekatkan generasi muda dengan Al-Qur’an. Kolaborasi ini membuktikan bahwa pembangunan karakter religius dapat berjalan seiring dengan pembangunan wilayah,” katanya.
Pemdes Lalang berharap MTQ ini dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan. Ke depan, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak, memperkuat persatuan masyarakat, serta menjadi model kolaborasi positif antara pemerintah desa dan dunia industri.
Melalui MTQ ini, Desa Lalang menegaskan komitmennya untuk menjadikan Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi juga dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. (RGS)
















