Medan — Ferari.co | Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan terus mematangkan penerapan Aplikasi Survei Data Kependudukan Kota Medan melalui simulasi pengisian kuesioner. Kegiatan ini melibatkan CPNS sebagai enumerator dan PPPK sebagai responden.
Simulasi tersebut bertujuan menguji alur pengisian data, pemahaman instrumen kuesioner, serta kesiapan teknis petugas pendata sebelum aplikasi digunakan secara luas di tengah masyarakat.
Kepala Bidang Statistik dan Informasi Publik Dinas Kominfo Kota Medan menegaskan bahwa simulasi menjadi tahapan penting dalam menjamin kualitas data kependudukan. Menurutnya, seluruh proses harus berjalan sesuai standar agar data yang dihasilkan valid dan terintegrasi.
“Simulasi ini kami lakukan untuk memastikan setiap tahapan pendataan berjalan sesuai standar, mulai dari alur pengisian, pemahaman kuesioner, hingga akurasi input data di aplikasi. Dengan begitu, saat diterapkan di masyarakat, pendataan dapat berjalan lebih cepat dan tepat,” ujarnya, Sabtu (3/1/2025).
Dalam pelaksanaan simulasi, CPNS berperan langsung melakukan wawancara dan penginputan data, sementara PPPK bertindak sebagai responden. Skema ini dirancang menyerupai kondisi lapangan guna memastikan efektivitas proses pendataan.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Bidang Aplikasi Informatika Dinas Kominfo Medan sebagai bentuk penguatan koordinasi lintas bidang dalam mendukung kebijakan Satu Data Kota Medan.
Melalui simulasi ini, Kominfo Medan berharap seluruh aparatur memiliki pemahaman yang sama terhadap mekanisme pendataan kependudukan. Ke depan, aplikasi survei ini akan digunakan oleh Kepala Lingkungan (Kepling) sebagai garda terdepan pendataan kependudukan Kota Medan. (RGS)
















