Selasa, Oktober 27, 2026
Ferari.co
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
  • Dunia
  • Bisnis
  • Foto
  • Opini
  • Sport
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
  • Dunia
  • Bisnis
  • Foto
  • Opini
  • Sport
  • Video
No Result
View All Result
Ferari.co
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Dunia
  • Foto
  • Lifestyle
  • Opini
  • Sport
  • Video
Home Daerah

Silpa 74 Miliar di Batu Bara: Efisiensi atau Ketidakmampuan Eksekusi?

Ferari.co by Ferari.co
April 2, 2026
in Daerah, Pemerintahan, Peristiwa
0
Silpa 74 Miliar di Batu Bara: Efisiensi atau Ketidakmampuan Eksekusi?
0
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Batu Bara – Ferari.co | Kabupaten Batu Bara mencatat SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran). sebesar Rp74 miliar pada Tahun Anggaran 2025 di era kepemimpinan Baharuddin Siagian–Syafrizal. Angka ini langsung menjadi sorotan publik, terutama di tengah narasi pemerintah daerah yang menyebut kondisi tersebut sebagai bagian dari “efisiensi anggaran”.

Namun demikian, besarnya SILPA 74 miliar justru memunculkan pertanyaan mendasar. Pasalnya, dalam praktik pengelolaan keuangan daerah, sisa anggaran yang terlalu besar tidak selalu identik dengan efisiensi.

Sorotan ini semakin menguat dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Batu Bara dengan agenda pandangan umum fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025, yang digelar Selasa (31/03/2026).

RelatedPosts

Formatsu Desak Kejagung dan KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek PON XXI di Sumut

Bukan Satu atau Dua! PANGERAN Batu Bara Laporkan 9 Dugaan Pelanggaran RSUD ke Kejari

Rumah Roboh, Lima Anak Terancam Kehilangan Tempat Tinggal, Pemkab Batu Bara Diminta Bertindak

Efisiensi atau Program Tidak Berjalan?

Secara teori, SILPA memang bisa terjadi karena efisiensi. Artinya, pemerintah mampu menjalankan program dengan biaya lebih hemat. Akan tetapi, kondisi tersebut idealnya tetap diiringi dengan capaian program yang optimal.

Sebaliknya, SILPA dalam jumlah besar juga bisa mengindikasikan persoalan lain. Di antaranya:

  • Program yang tidak terlaksana
  • Infrastruktur dan layanan publik yang tertunda
  • Penyerapan anggaran yang rendah akibat lambatnya birokrasi
  • Atau bahkan anggaran yang sengaja ditahan karena alasan teknis maupun politis

Jika salah satu dari kondisi tersebut terjadi, maka SILPA Rp74 miliar lebih tepat dipahami sebagai indikasi lemahnya eksekusi anggaran, bukan sekadar efisiensi.

Forza: Logika Sederhana Perlu Dikedepankan

Menanggapi hal ini, Forum Aktivis Gen Z (Forza) turut angkat bicara. Mereka menilai bahwa klaim efisiensi perlu diuji dengan logika sederhana.

Menurut Forza, efisiensi seharusnya berarti penghematan dalam pelaksanaan program, bukan membiarkan anggaran mengendap dalam jumlah besar.

“Kalau memang efisiensi, kenapa sisa sampai puluhan miliar? Efisiensi itu mengurangi biaya, bukan membuat anggaran tidak terpakai besar-besaran,” tegas Forza.

Lebih lanjut, mereka mempertanyakan apakah SILPA tersebut benar-benar mencerminkan kinerja positif, atau justru menunjukkan program yang tidak berjalan maksimal.

“Ini efisiensi, atau programnya memang tidak jalan?” tambah mereka. Kamis (2/4/2026).

Perlu Pengawasan dan Transparansi

Secara keseluruhan, fenomena SILPA 74 miliar di Kabupaten Batu Bara masih berada di dua kemungkinan. Di satu sisi, hal ini bisa dianggap sebagai efisiensi anggaran. Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga berpotensi mencerminkan kegagalan dalam realisasi program.

Oleh karena itu, transparansi dan pengawasan menjadi kunci. Pemerintah daerah perlu menjelaskan secara rinci sumber SILPA tersebut, sekaligus memastikan bahwa kebutuhan masyarakat tidak terabaikan.

Sebagaimana disampaikan Forza,  “Kalau efisiensi sampai nyisa Rp74 miliar, ini hemat atau memang bingung mau dipakai buat apa? Rakyat butuh program yang jalan, bukan sekadar anggaran yang tersimpan rapi di akhir tahun.”

Dengan demikian, publik kini menunggu penjelasan konkret. Sebab pada akhirnya, anggaran daerah harus kembali ke rakyat dalam bentuk program nyata, bukan sekadar angka sisa di laporan keuangan.

Sampai berita ini diterbitkan, Pemkab Batu Bara masih belum memberikan penjelasan resmi. Ferari.co tetap membuka ruang klarifikasi bagi pihak terkait demi keberimbangan informasi.(RGS)

Tags: anggaran daerahAPBD 2025Batu BaraEfisiensi AnggaranFORZAKritik KebijakanLKPJSILPA
Previous Post

SILPA Rp74 Miliar, Baharuddin Siagian–Syafrizal Dinilai Gagal Tuntaskan Realisasi Anggaran 2025

Next Post

PDAM Batu Bara Krisis di Tengah SILPA Rp74 Miliar, Listrik WTP Diputus dan Gaji Menunggak

Ferari.co

Ferari.co

Ferari.co adalah media independen yang idealis, berkomitmen pada kebenaran, serta berlandaskan nilai-nilai religius.

Related Posts

Formatsu Desak Kejagung dan KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek PON XXI di Sumut

Formatsu Desak Kejagung dan KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek PON XXI di Sumut

Oktober 27, 2026
Bukan Satu atau Dua! PANGERAN Batu Bara Laporkan 9 Dugaan Pelanggaran RSUD ke Kejari

Bukan Satu atau Dua! PANGERAN Batu Bara Laporkan 9 Dugaan Pelanggaran RSUD ke Kejari

Oktober 27, 2026
Rumah Roboh, Lima Anak Terancam Kehilangan Tempat Tinggal, Pemkab Batu Bara Diminta Bertindak

Rumah Roboh, Lima Anak Terancam Kehilangan Tempat Tinggal, Pemkab Batu Bara Diminta Bertindak

Oktober 22, 2026
Seng Bekas RSUD H. Ok Arya Zulkarnain Diduga Raib, Dirut Bantah Dijual

Seng Bekas RSUD H. Ok Arya Zulkarnain Diduga Raib, Dirut Bantah Dijual

Oktober 22, 2026
Syaiful Syafri Apresiasi Prestasi SOIna Sumut di Pesonas II NTT 2026, Raih 12 Medali

Syaiful Syafri Apresiasi Prestasi SOIna Sumut di Pesonas II NTT 2026, Raih 12 Medali

Oktober 17, 2026
Mengharumkan Sumut, Atlet Disabilitas Intelektual SOIna Raih Emas dan Perunggu pada Hari Kedua Pesonas NTT 2026

Mengharumkan Sumut, Atlet Disabilitas Intelektual SOIna Raih Emas dan Perunggu pada Hari Kedua Pesonas NTT 2026

Oktober 16, 2026
Next Post
PDAM Batu Bara Krisis di Tengah SILPA Rp74 Miliar, Listrik WTP Diputus dan Gaji Menunggak

PDAM Batu Bara Krisis di Tengah SILPA Rp74 Miliar, Listrik WTP Diputus dan Gaji Menunggak

Follow US

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan MTQ, Bupati Batu Bara Diduga Singgung Anggaran PPPK: “Kalau Bisa Saya Pecat, Saya Pecat Semuanya”

Penutupan MTQ, Bupati Batu Bara Diduga Singgung Anggaran PPPK: “Kalau Bisa Saya Pecat, Saya Pecat Semuanya”

Mei 18, 2026
Kecelakaan Maut di Simpang Dolok Batu Bara, Xpander Tabrak Belakang Truk Sawit, Satu Orang Meninggal

Kecelakaan Maut di Simpang Dolok Batu Bara, Xpander Tabrak Belakang Truk Sawit, Satu Orang Meninggal

Agustus 5, 2026
Korupsi Dana BTT 2022: Kadis Kesehatan Resmi Jadi Tersangka

Korupsi Dana BTT 2022: Kadis Kesehatan Batu Bara Resmi Jadi Tersangka

Februari 21, 2026
Kontroversi Pelantikan di Batu Bara: Rekam Jejak Tersangka Diabaikan, Birokrasi Jadi Taruhan?

Kontroversi Pelantikan di Batu Bara: Rekam Jejak Tersangka Diabaikan, Birokrasi Jadi Taruhan?

Mei 9, 2026
1,5 Juta Jiwa Warga Sumut Terdampak, Ratusan Meninggal, Puluhan Ribu Mengungsi

1,5 Juta Jiwa Warga Sumut Terdampak, Ratusan Meninggal, Puluhan Ribu Mengungsi

0
Distribusi BBM Mandek, Harga Logistik Dikhawatirkan Naik di Batubara

Distribusi BBM Mandek, Harga Logistik Dikhawatirkan Naik di Batubara

0
Pemprov Sumut dan Kementan Percepat Identifikasi Pertanian Terdampak Banjir dan Longsor

Pemprov Sumut dan Kementan Percepat Identifikasi Pertanian Terdampak Banjir dan Longsor

0
PWKI Perkuat Gerakan Anti-Kekerasan di Batubara

PWKI Perkuat Gerakan Anti-Kekerasan di Batubara

0
Formatsu Desak Kejagung dan KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek PON XXI di Sumut

Formatsu Desak Kejagung dan KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek PON XXI di Sumut

Oktober 27, 2026
Bukan Satu atau Dua! PANGERAN Batu Bara Laporkan 9 Dugaan Pelanggaran RSUD ke Kejari

Bukan Satu atau Dua! PANGERAN Batu Bara Laporkan 9 Dugaan Pelanggaran RSUD ke Kejari

Oktober 27, 2026
Rumah Roboh, Lima Anak Terancam Kehilangan Tempat Tinggal, Pemkab Batu Bara Diminta Bertindak

Rumah Roboh, Lima Anak Terancam Kehilangan Tempat Tinggal, Pemkab Batu Bara Diminta Bertindak

Oktober 22, 2026
Seng Bekas RSUD H. Ok Arya Zulkarnain Diduga Raib, Dirut Bantah Dijual

Seng Bekas RSUD H. Ok Arya Zulkarnain Diduga Raib, Dirut Bantah Dijual

Oktober 22, 2026

Recent News

Formatsu Desak Kejagung dan KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek PON XXI di Sumut

Formatsu Desak Kejagung dan KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek PON XXI di Sumut

Oktober 27, 2026
Bukan Satu atau Dua! PANGERAN Batu Bara Laporkan 9 Dugaan Pelanggaran RSUD ke Kejari

Bukan Satu atau Dua! PANGERAN Batu Bara Laporkan 9 Dugaan Pelanggaran RSUD ke Kejari

Oktober 27, 2026
Rumah Roboh, Lima Anak Terancam Kehilangan Tempat Tinggal, Pemkab Batu Bara Diminta Bertindak

Rumah Roboh, Lima Anak Terancam Kehilangan Tempat Tinggal, Pemkab Batu Bara Diminta Bertindak

Oktober 22, 2026
Seng Bekas RSUD H. Ok Arya Zulkarnain Diduga Raib, Dirut Bantah Dijual

Seng Bekas RSUD H. Ok Arya Zulkarnain Diduga Raib, Dirut Bantah Dijual

Oktober 22, 2026
Ferari.co

© 2025 Ferari.co

Ferari.co

  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Dunia
  • Foto
  • Lifestyle
  • Opini
  • Sport
  • Video

© 2025 Ferari.co