Jakarta – Ferari.co | Direktorat Samapta Korps Sabhara Badan Pemeliharaan Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Dit Samapta Korsabhara Baharkam Polri) menggelar pelayanan Strong Point untuk mengoptimalkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Rabu (08/07/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam sibuk saat aktivitas perkantoran dan mobilitas warga meningkat di Ibu Kota.
Pelaksanaan Strong Point difokuskan pada tiga kawasan strategis Jakarta, yakni Bundaran Hotel Indonesia (HI), Monumen Nasional (Monas), dan Kota Tua. Ketiga lokasi tersebut dipilih karena menjadi pusat aktivitas masyarakat dengan volume kendaraan dan pejalan kaki yang tinggi setiap pagi.
Sebanyak 70 personel Detasemen Perintis Dit Samapta Korsabhara Baharkam Polri diterjunkan mulai pukul 05.00 WIB hingga 10.00 WIB. Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Penanggung Jawab Lapangan AKBP Ricky Pranata Vivaldy, S.P., S.I.K., M.H., bersama Komandan Ton (Danton) Ipda Naufal Rizky Mahaputra, S.Tr.I.K.
Personel yang bertugas terdiri dari tim ploting wilayah, pengawas Provost, tim dokumentasi PID, hingga driver taktis. Seluruh unsur bekerja secara terpadu untuk memastikan kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pelayanan Strong Point merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam menciptakan situasi Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan kondusif.
“Seluruh personel Detasemen Perintis yang terlibat telah kami ploting ke titik-titik krusial guna mengurai kepadatan kendaraan, membantu penyeberangan pejalan kaki, serta mengantisipasi potensi kemacetan maupun gangguan kamtibmas. Tugas ini dilaksanakan secara humanis, responsif, dan profesional,” ujar Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib.
Sebelum bertugas, seluruh personel mengikuti apel pengecekan yang dipimpin perwira pengendali. Apel tersebut bertujuan memastikan kesiapan fisik, disiplin personel, serta kelengkapan peralatan operasional sebelum diterjunkan ke lokasi masing-masing.
Berdasarkan pembagian ploting, kawasan Bundaran HI diperkuat oleh 20 personel, Monas sebanyak 20 personel, sementara kawasan wisata sejarah Kota Tua dijaga oleh 12 personel. Personel lainnya disebar pada titik pendukung guna memperkuat pengamanan dan pelayanan lalu lintas.
Hingga kegiatan berakhir pada pukul 10.00 WIB, situasi di seluruh lokasi terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas berjalan lancar tanpa adanya kejadian menonjol, kecelakaan lalu lintas, maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Melalui kegiatan Strong Point Baharkam Polri yang dilaksanakan secara konsisten, Dit Samapta Korsabhara Baharkam Polri berharap budaya tertib berlalu lintas semakin meningkat. Selain itu, kehadiran personel di lapangan diharapkan terus memberikan rasa aman dan pelayanan humanis bagi masyarakat, sejalan dengan semangat Polri yang Siap, Solid, dan Bersiaga. (RGS)
















