Manggarai – Ferari.co | Satgas SAR Korps Brimob kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
Kali ini, personel Satgas SAR Korps Brimob menyalurkan bantuan berupa paket kebersihan dan paket kebersihan wanita kepada warga yang masih bertahan di posko pengungsian Desa Ruis, Kecamatan Reo.
Penyaluran bantuan berlangsung pada Senin, 31 Agustus 2026, sekitar pukul 12.50 WITA.
Sebanyak delapan personel Satgas SAR Korps Brimob bergerak dari Posko Logistik Kecamatan Reo menuju posko pengungsian Desa Ruis. Tim tersebut dipimpin Briptu Naufal.
Bantuan yang dibawa berupa perlengkapan kebersihan umum dan kebutuhan kebersihan wanita.
Logistik tersebut menjadi bagian penting dalam memenuhi kebutuhan dasar pengungsi. Selain membantu aktivitas sehari-hari, perlengkapan kebersihan juga mendukung warga menjaga kesehatan selama berada di lokasi pengungsian.
Satgas SAR Korps Brimob tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memastikan logistik sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
Personel turun langsung ke lokasi pengungsian untuk mendistribusikan bantuan sekaligus melihat kondisi warga terdampak bencana.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga pemenuhan kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan selama masa tanggap darurat.
Kebutuhan pengungsi tidak berhenti pada makanan dan air bersih. Perlengkapan kebersihan juga menjadi kebutuhan penting, terutama ketika masyarakat harus tinggal sementara di posko pengungsian.
Karena itu, Satgas SAR Korps Brimob terus mengedepankan respons kemanusiaan sesuai dengan kebutuhan warga di lapangan.
Kehadiran Satgas SAR Korps Brimob di Desa Ruis menunjukkan bahwa penanganan bencana tidak hanya berfokus pada proses evakuasi dan pencarian.
Pendampingan masyarakat juga dilakukan melalui distribusi bantuan logistik dan pemenuhan kebutuhan dasar.
Satgas SAR Korps Brimob berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat terdampak bencana selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan.
Melalui bantuan paket kebersihan tersebut, personel Brimob kembali menunjukkan bahwa respons bencana membutuhkan kecepatan, kepedulian dan kehadiran langsung di tengah masyarakat.
Bagi warga yang masih berada di pengungsian, bantuan sederhana seperti perlengkapan kebersihan memiliki arti penting untuk menjaga kenyamanan, kebersihan dan kesehatan selama menghadapi masa sulit pascabencana. (RGS)

















