Baronang – Ferari.co | Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri terus memperkuat sistem pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) di sektor pertambangan. Upaya tersebut diwujudkan melalui sosialisasi dan penyiapan Program Kerja Teknis (PKT) Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di PT Asmin Bara Bronang, Senin (29/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Aplus Center PT Asmin Bara Bronang itu dipimpin Ketua Tim Sosialisasi Polri, Kombes Pol Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H. Acara juga dihadiri Pjs General Manager Operation PT Asmin Bara Bronang, Kurniawan Eko Alta, jajaran manajemen perusahaan, serta unsur BKO TNI-Polri.
Dalam sambutannya, Kurniawan Eko Alta menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan Ditpamobvit Baharkam Polri. Menurutnya, penerapan Sistem Manajemen Pengamanan menjadi langkah penting untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan keberlangsungan operasional perusahaan.
Sementara itu, Kombes Pol Hamam Wahyudi menegaskan bahwa implementasi SMP tidak hanya bertujuan memenuhi ketentuan regulasi, tetapi juga menjadi investasi strategis dalam melindungi aset negara yang memiliki nilai vital.
“PT Asmin Bara Bronang merupakan bagian dari Objek Vital Nasional yang memiliki peran penting bagi negara. Oleh karena itu, sistem pengamanannya harus distandarisasi dengan baik. Melalui Perpol Nomor 7 Tahun 2019, kita membangun sinergi kuat antara Polri dan pihak manajemen untuk mengantisipasi serta memitigasi segala bentuk potensi gangguan keamanan secara sistematis dan terukur,” ujar Hamam Wahyudi.
Selanjutnya, Auditor SMP Tenaga Profesional Ditpamobvit, Budi Purwoto, S.E., memaparkan secara rinci mekanisme implementasi SMP di lingkungan perusahaan. Ia menjelaskan berbagai instrumen audit yang harus dipenuhi agar sistem pengamanan perusahaan sesuai dengan standar yang ditetapkan Polri.
Sebagai bagian dari asistensi, Tim Ditpamobvit Baharkam Polri bersama manajemen PT Asmin Bara Bronang juga melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi strategis. Beberapa titik yang dikunjungi meliputi area View Point operasional tambang, gudang bahan peledak (handak) beserta pos pengamanan, area bandara PT Asmin Bara Bronang, hingga Pos Pengamanan Gajah.
Melalui peninjauan tersebut, tim mengevaluasi kesiapan sistem keamanan di lapangan sekaligus memastikan penerapan Sistem Manajemen Pengamanan berjalan sesuai standar pada kawasan Objek Vital Nasional.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif, penyerahan plakat penghargaan dari PT Asmin Bara Bronang kepada Tim Ditpamobvit Baharkam Polri, serta foto bersama seluruh peserta. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Melalui sosialisasi ini, Polri berharap implementasi Sistem Manajemen Pengamanan di PT Asmin Bara Bronang semakin optimal sehingga mampu memperkuat perlindungan terhadap aset strategis nasional sekaligus menciptakan lingkungan operasional yang aman, tertib, dan berkelanjutan. (RGS)




















