Manggarai – Ferari.co | Tim K-9 SAR Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri melakukan pencarian korban di wilayah hukum Polsek Reo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (19/8/2026).
Operasi pencarian korban tersebut melibatkan 21 personel gabungan serta empat satwa K-9 yang memiliki kemampuan khusus dalam pencarian korban di lokasi bencana dan medan sulit.
Direktur Polisi Satwa Korsabhara Baharkam Polri melaporkan, operasi Tim K-9 SAR dimulai sekitar pukul 08.00 WITA. Sebelum menuju lokasi, seluruh satwa pelacak menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Tim Rumah Sakit Hewan (RSH) Polri Presisi di Base of Operation (BoO) K-9 SAR.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi fisik satwa tetap prima sebelum menjalankan tugas pencarian.
Tim K-9 SAR dipimpin langsung oleh Kanit K-9 SAR, Iptu Erasmus. Personel yang terlibat terdiri atas dokter hewan atau veteriner, pawang atau handler, serta tim pelindung.
Sementara itu, empat satwa K-9 yang dikerahkan terdiri atas Rubin dan Gizi dengan kemampuan CSAR, serta Kyara dan Dasa. K-9 Dasa memiliki kemampuan khusus sebagai cadaver dog atau anjing pencari jenazah.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 09.00 WITA, Iptu Erasmus langsung melakukan konsolidasi bersama personel Polsek Reo dan masyarakat setempat.
Selanjutnya, tim melakukan briefing sebelum memulai penyisiran. Tim pelindung terlebih dahulu mensterilkan area pencarian dari berbagai material berbahaya.
Petugas menemukan sejumlah potensi bahaya berupa seng, paku, pecahan kaca, serta struktur tembok yang mengalami keretakan. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena dapat membahayakan satwa maupun handler selama proses pencarian.
Setelah area dinyatakan aman, penyisiran dibagi menjadi dua lokasi.
Pada Site A, Tim K-9 SAR mengerahkan Rubin dan Gizi. Penyisiran dimulai sekitar pukul 10.20 WITA.
Kemudian, Site B mulai disisir sekitar pukul 14.00 WITA dengan mengerahkan Kyara dan Dasa.
Medan pencarian cukup berat karena dipenuhi puing tajam dan struktur bangunan yang retak. Meski demikian, personel tetap menjalankan prosedur keselamatan sehingga proses penyisiran berlangsung aman.
Hingga operasi berakhir sekitar pukul 15.00 WITA, Tim K-9 SAR menyatakan Site A dan Site B dalam kondisi clear. Berdasarkan hasil penyisiran, petugas tidak menemukan korban dalam kondisi hidup maupun meninggal dunia.
Hasil pencarian tersebut kemudian diterima pihak keluarga korban dan masyarakat setempat. Mereka mengapresiasi upaya Tim K-9 SAR dalam melakukan penyisiran di lokasi yang memiliki risiko cukup tinggi.
Setelah operasi selesai, seluruh satwa kembali menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Tim RSH Polri Presisi. Pemeriksaan ini memastikan kondisi K-9 tetap baik setelah menjalankan tugas di lapangan.
Kanit K-9 SAR juga melakukan analisis dan evaluasi (anev) terhadap seluruh rangkaian kegiatan. Evaluasi dilakukan untuk menilai pelaksanaan tugas sekaligus memastikan seluruh prosedur pencarian telah berjalan sesuai ketentuan.
Operasi Tim K-9 SAR Ditpolsatwa Baharkam Polri di wilayah hukum Polsek Reo berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Seluruh personel dan satwa menyelesaikan tugas dengan semangat “Siap, Solid, Berhasil”. (RGS)

















