Kapuas Hulu – Ferari.co | Hubungan persahabatan dan sinergitas antara pasukan pengamanan perbatasan Indonesia dan Malaysia terus diperkuat. Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad menerima kunjungan persahabatan dari Pasukan Tentera Darat Malaysia (TDM) di Pos Kotis Badau, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Selasa (18/8/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Pegawai Memerintah 11 Rejimen Askar Melayu Diraja (RAMD), Lt Kol Mohd Firdaus bin Osman. Pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat komunikasi, kerja sama, serta hubungan baik antara pasukan pengamanan perbatasan kedua negara.
Rombongan 11 RAMD disambut hangat oleh Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 13/Nanggala, Letkol Arm Rokib Hanafi, S.Sos., M.M., bersama para perwira staf dan prajurit Nanggala.
Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi penyambutan dan bersalaman bersama para prajurit. Selanjutnya, kedua pasukan melakukan sesi foto bersama di halaman Pos Kotis Badau.
Dalam kesempatan tersebut, Dansatgas Yonarmed 13/Nanggala menyampaikan apresiasi atas kunjungan persahabatan dari jajaran 11 RAMD Malaysia.
Menurutnya, pertemuan tersebut penting untuk menjaga komunikasi yang harmonis serta memperkuat koordinasi antara pasukan Indonesia dan Malaysia di wilayah perbatasan.
Sementara itu, Lt Kol Mohd Firdaus bin Osman dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan dan hubungan baik yang telah terjalin antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Tentera Darat Malaysia (TDM).
Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan diskusi dalam suasana penuh keakraban. Kedua pihak memanfaatkan pertemuan tersebut untuk memperkuat hubungan persahabatan di kawasan perbatasan RI-Malaysia.
Sebagai penutup, pimpinan kedua pasukan saling bertukar cenderamata. Pemberian cenderamata tersebut menjadi simbol persaudaraan, kenang-kenangan, sekaligus komitmen bersama dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah perbatasan.
Kunjungan persahabatan Satgas Yonarmed 13/Nanggala dan 11 RAMD Malaysia berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan. Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya sinergitas antara pasukan kedua negara dalam menciptakan situasi perbatasan yang aman dan kondusif. (RGS)



















