Batu Bara – Ferari.co | Megah dan kokohnya bangunan Kantor Bupati Batu Bara kontras dengan kondisi infrastruktur di sekitarnya. Akses jalan menuju pusat pemerintahan tersebut hingga kini masih rusak parah dan belum mendapat perbaikan lanjutan dari Pemerintah Kabupaten Batu Bara.
Padahal, jalan menuju Kantor Bupati Batu Bara itu telah dilakukan pengerukan pada tahun 2025. Namun, hingga awal 2026, belum terlihat adanya pengaspalan maupun pembangunan lanjutan. Kondisi ini dinilai memalukan, terlebih karena berada di ibu kota kabupaten.
Sebelumnya, media Ferari.co memberitakan terjadinya kecelakaan tunggal akibat jalan rusak di lokasi tersebut. Insiden itu menyebabkan dua pengendara mengalami luka-luka. Fakta ini semakin menegaskan bahwa perbaikan jalan menuju Kantor Bupati Batu Bara sudah sangat mendesak.
Konfirmasi ke Dinas PUTR Belum Dijawab
Ferari.co telah mengonfirmasi persoalan ini kepada Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Batu Bara.
Adapun pertanyaan yang disampaikan meliputi:
1. Apa alasan belum dilanjutkannya pembangunan atau perbaikan jalan setelah pengerukan tahun 2025?
2. Apakah jalan tersebut masuk dalam program pembangunan atau pengaspalan tahun 2026? Jika ya, kapan pelaksanaannya?
3. Apa langkah konkret yang akan dilakukan dalam waktu dekat, mengingat sudah terjadi kecelakaan akibat jalan rusak?
Namun hingga berita ini diterbitkan, Plt Kadis PUTR belum memberikan jawaban. Sikap ini menimbulkan pertanyaan publik, sebab pejabat publik seharusnya bersikap transparan terhadap persoalan infrastruktur, apalagi menyangkut akses menuju pusat pemerintahan.
Satlantas Turun Tangan, Timbun Jalan Berlubang
Ironisnya, sebelum ada tindakan dari pemerintah daerah, jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Batu Bara justru turun langsung ke lokasi. Mereka menimbun jalan berlubang menggunakan pasir yang diangkut satu unit colt diesel.
Langkah tersebut bersifat sementara. Meski membantu mengurangi risiko kecelakaan, solusi permanen tetap menjadi tanggung jawab pemerintah daerah melalui Dinas PUTR.
Kader HMI Angkat Suara
Tokoh pemuda sekaligus kader Himpunan Mahasiswa Islam, Yudi Pratama, turut angkat bicara. Ia menilai kondisi jalan menuju Kantor Bupati Batu Bara mencerminkan lemahnya prioritas pembangunan infrastruktur.
“Bagaimana masyarakat mau percaya pada komitmen pembangunan jika akses menuju kantor bupati saja rusak dan dibiarkan berlarut-larut? Ini bukan sekadar soal jalan, tetapi soal keseriusan pemerintah dalam menjamin keselamatan masyarakat,” tegas Yudi Minggu (15/2/2026).
Ia juga mendesak agar pemerintah segera mengambil langkah konkret, bukan sekadar wacana. Menurutnya, kecelakaan yang sudah terjadi harus menjadi alarm serius bagi Pemkab Batu Bara.
Harapan kepada Bupati Batu Bara
Masyarakat kini berharap Bupati Batu Bara segera menindaklanjuti persoalan ini melalui Dinas PUTR. Perbaikan jalan menuju Kantor Bupati Batu Bara dinilai mendesak demi keselamatan pengguna jalan dan menjaga marwah ibu kota kabupaten.
Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan kembali terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Infrastruktur jalan bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga tentang tanggung jawab dan keberpihakan kepada keselamatan publik. (RGS)
















