Medan – Ferari.co | Wakil Menteri Perindustrian Kabinet Merah Putih, Faisol Riza, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor DPW PKB Sumatera Utara di Jalan Walikota Medan, Kamis (12/02/2026).
Kedatangan Wamen disambut jajaran pengurus DPW PKB Sumut, di antaranya Wakil Ketua Upar Pulungan, Syaiful Syafri, Sekretaris Zeira Ritonga, Wakil Ketua Ita Julianti, Bendahara dr. Dewi Firiana, serta Wakil Bendahara Titik Anggriyani (Anggi).
Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut, Faisol Riza mengingatkan pentingnya peran partai politik dalam mendukung pertumbuhan industri daerah. Ia mendorong agar pengurus DPW PKB Sumut dapat mendata sektor industri yang berkembang serta aktif mempromosikan potensi Sumatera Utara guna menarik investor.
“Sumatera Utara memiliki potensi industri yang besar. Perlu sinergi semua pihak untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif agar industri tumbuh dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat,” ujar Faisol Riza dalam pertemuan tersebut.
Sementara itu, Wakil Bendahara DPW PKB Sumut, Titik Anggriyani (Anggi), menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan ajang silaturahmi sekaligus diskusi ringan menjelang agenda orientasi politik, pengukuhan, dan Rakerwil DPW PKB Sumut.
Namun demikian, Anggi mengaku turut menyampaikan usulan strategis kepada Wamen Perindustrian agar dalam setiap kunjungan kerja ke perusahaan-perusahaan industri di Sumatera Utara, pemerintah dapat mengingatkan pentingnya penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pemberdayaan masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
“Kami berharap dunia industri tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga memperkuat tanggung jawab sosial melalui penyaluran CSR yang tepat sasaran. Dana CSR bisa menjadi stimulus besar bagi UMKM agar naik kelas,” tegas Anggi kepada Ferari.co, Kamis (12/2/2026).
Menurutnya, sektor industri di Sumatera Utara saat ini didominasi agroindustri seperti kelapa sawit, karet, dan kopi, termasuk hilirisasi produk sawit menjadi minyak goreng. Selain itu, kawasan strategis seperti KIM dan KEK Sei Mangkei, industri pengolahan hasil laut, makanan dan minuman, hingga sektor pariwisata juga memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah.
Anggi juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan kunjungan ke anak perusahaan PT Inalum, yakni PT Indonesia Aluminium Alloy (IAA), dan berdiskusi dengan Direktur Ricky Gunawan terkait peluang penyaluran CSR untuk mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan UMKM.
“PKB ingin hadir bukan hanya dalam ruang politik, tetapi juga sebagai bagian dari solusi pembangunan daerah. Kader dan pengurus harus mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak,” tutup Anggi. (RGS)
















