Tuban – Ferari.co | PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) kembali menorehkan prestasi dengan mempertahankan predikat GOLD dalam Audit Resertifikasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Objek Vital Nasional (Obvitnas) yang dilaksanakan Tim Audit Korsabhara Baharkam Polri.
Audit yang berlangsung selama tiga hari itu resmi ditutup pada Kamis (30/7/2026) di Ruang Rapat PT TPPI, Tuban. Hasilnya, PT TPPI berhasil memperoleh nilai akhir 92,56 persen, yang menegaskan komitmen perusahaan dalam menerapkan standar pengamanan objek vital nasional secara konsisten.
Pada hari ketiga, tim auditor memulai kegiatan sejak pukul 08.00 WIB. Audit difokuskan pada wawancara serta pemeriksaan dokumen Elemen IV terkait Standar Kemampuan Personel Pengamanan.
Selanjutnya, tim melanjutkan evaluasi terhadap Elemen V yang mencakup aspek Monitoring dan Evaluasi. Auditor juga melakukan peninjauan menyeluruh terhadap dokumen Elemen I hingga Elemen V sebelum memasuki tahapan akhir audit.
Puncak kegiatan berlangsung pada Closing Meeting pukul 15.30 WIB yang dihadiri jajaran Baharkam Polri dan manajemen PT TPPI.
Ketua Tim Audit Resertifikasi, Kombes Pol Aditya Surya Dharma, S.I.K., M.H., mengumumkan bahwa PT TPPI memperoleh nilai 92,56 persen dengan kategori GOLD. Dari keseluruhan indikator penilaian, hanya terdapat 19 kriteria yang masih memperoleh catatan nilai 1 atau kategori kuning.
“Capaian nilai 92,56 persen dengan predikat GOLD ini merupakan bukti nyata dari komitmen kuat PT TPPI dalam mengimplementasikan Sistem Manajemen Pengamanan secara konsisten. Meskipun hasilnya sangat baik, kami harap 19 kriteria yang masih mendapat catatan kuning dapat segera ditindaklanjuti dan disempurnakan demi memperkokoh sistem keamanan yang ada,” ujar Kombes Pol Aditya Surya Dharma.
Menanggapi hasil audit tersebut, General Manager PT TPPI, Hendra Kurniawan Wijaya, menyampaikan apresiasi kepada Tim Audit Baharkam Polri atas pendampingan dan evaluasi yang diberikan selama proses audit berlangsung.
Menurutnya, capaian predikat GOLD menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas sistem pengamanan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim Audit Baharkam Polri atas bimbingan dan evaluasi komprehensif selama tiga hari ini. Predikat GOLD ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh manajemen PT TPPI untuk terus meningkatkan standar pengamanan operasional kami sebagai salah satu aset strategis nasional,” ujar Hendra.
Apresiasi juga disampaikan oleh Management SMP PT Pertamina Patra Niaga, Dedi Sugiri. Ia menegaskan bahwa sinergi antara Polri, PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Patra Niaga, dan PT TPPI menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan sektor energi nasional.
“Sinergi antara Polri, PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Patra Niaga, dan PT TPPI ini membuktikan bahwa aspek pengamanan merupakan pilar utama dalam menjaga kelancaran distribusi pengolahan energi. Kami berkomitmen untuk terus mempertahankan performa terbaik ini,” katanya.
Setelah penyampaian hasil audit, kedua belah pihak melaksanakan penandatanganan berita acara serta dokumen penilaian akhir. Seluruh rangkaian Audit Resertifikasi Sistem Manajemen Pengamanan Obvitnas kemudian resmi ditutup pada pukul 18.00 WIB dengan sesi foto bersama.
Keberhasilan mempertahankan predikat GOLD semakin memperkuat posisi PT TPPI sebagai salah satu objek vital nasional yang menerapkan sistem pengamanan sesuai standar Baharkam Polri. Capaian tersebut juga menjadi bukti pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan industri strategis dalam menjaga keberlangsungan sektor energi nasional. (RGS)

















