Manggarai Timur – Ferari.co | Di tengah kondisi rumah warga yang masih terdampak gempa bumi, Satuan Tugas SAR Korps Brimob Polri BKO Polda NTT bergerak membantu masyarakat menyelamatkan barang-barang berharga.
Personel Satgas SAR Korbrimob membantu proses evakuasi barang milik warga di Kampung Nanga Lirang, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8/2026).
Sebanyak 15 personel Satgas SAR yang bertugas di Sektor Lamba Leda Utara diterjunkan ke lokasi. Tim tersebut berada di bawah pimpinan Ipda Alfonsius Anselmus S.
Personel bergerak menuju lokasi sekitar pukul 07.45 WITA. Setibanya di lokasi, mereka langsung membantu warga memindahkan barang-barang yang masih dapat diselamatkan dari rumah terdampak gempa.
Proses evakuasi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi bangunan yang terdampak gempa. Personel memastikan proses pemindahan barang berlangsung dengan tetap memperhatikan keselamatan warga dan anggota SAR.
Barang-barang yang masih memungkinkan untuk diselamatkan kemudian dipindahkan dari rumah terdampak menuju tempat yang lebih aman.
Langkah tersebut menjadi penting karena rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa dapat menyimpan risiko bagi warga. Karena itu, pendampingan personel SAR membantu masyarakat melakukan evakuasi secara lebih terkoordinasi.
Kegiatan di Satar Padut merupakan bagian dari respons kemanusiaan Korps Brimob Polri dalam membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi.
Selain menjalankan tugas pencarian dan pertolongan, personel SAR juga memberikan pendampingan terhadap kebutuhan warga di lokasi bencana.
Dalam kondisi pascabencana, penyelamatan harta benda menjadi salah satu perhatian masyarakat. Barang yang berhasil diamankan dapat membantu warga mengurangi kerugian akibat kerusakan rumah.
Melalui kehadiran langsung di lapangan, Satgas SAR Korbrimob berupaya memastikan masyarakat tidak menghadapi situasi pascabencana seorang diri.
Pendampingan tersebut sekaligus menjadi bentuk pelayanan kemanusiaan Polri bagi warga terdampak gempa di Kabupaten Manggarai Timur.
Dengan dukungan personel di lapangan, proses pemulihan masyarakat diharapkan dapat berjalan lebih aman dan terarah, terutama bagi warga yang rumahnya masih terdampak bencana. (RGS)

















