Medan – Ferari.co | Buku berjudul “Rahudman Harahap Putra Ketua Dewan Negeri Sihapas Jadi Wali Kota Medan” segera diterbitkan di Kota Medan. Menjelang proses penerbitan, penulis buku, Syaiful Syafri, mengunjungi kediaman Rahudman Harahap di Jalan Setia Budi, Medan, untuk meminta izin dan persetujuan atas penerbitan karya tersebut, Rabu (3/6/2026).
Buku tersebut akan diterbitkan oleh UMSU Press dengan editor Dr. M. Arifin, M.Pd.
Syaiful Syafri menjelaskan bahwa buku ini ditulis sebagai bahan bacaan sekaligus referensi bagi pelajar, mahasiswa, akademisi, hingga aparatur pemerintahan yang ingin mempelajari penyelenggaraan pemerintahan daerah pada masa kepemimpinan Rahudman Harahap.
Menurutnya, buku tersebut mengulas berbagai capaian pembangunan Kota Medan saat Rahudman Harahap menjabat sebagai Wali Kota Medan. Salah satu indikator yang disorot adalah pertumbuhan ekonomi daerah yang terus mengalami peningkatan.
“Pertumbuhan ekonomi Kota Medan mencapai 7,69 persen pada tahun 2011. Sebelumnya berada di angka 6,65 persen pada tahun 2009 dan meningkat menjadi 7,16 persen pada tahun 2010,” ujar Syaiful.
Ia menyebut capaian tersebut menjadi salah satu prestasi yang dinilai penting untuk didokumentasikan karena hingga kini angka pertumbuhan ekonomi tersebut belum kembali tercapai di Kota Medan pasca-2011.
Selain sektor ekonomi, buku tersebut juga mengulas perkembangan sektor pariwisata. Pada masa kepemimpinan Rahudman Harahap, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Medan disebut mencapai sekitar 450 ribu orang.
Mayoritas wisatawan berasal dari Tiongkok. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya yang hanya berkisar antara 10 ribu hingga 20 ribu wisatawan per tahun.
Peningkatan kunjungan wisatawan tersebut, lanjut Syaiful, turut memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Medan.
Melalui buku ini, pembaca juga akan diajak memahami berbagai faktor yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan sektor pariwisata. Mulai dari tata kelola pemerintahan yang baik, kebijakan pembangunan kota, hingga upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi masyarakat maupun investor.
Tak hanya itu, buku ini turut mengulas perhatian Rahudman Harahap terhadap sektor pendidikan, pelayanan kesehatan, pengembangan UMKM, serta pelestarian kawasan heritage.
Berbagai capaian tersebut bahkan mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Pada masa kepemimpinannya, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, tercatat turun langsung memberikan penghargaan.
Selain itu, sejumlah perwakilan internasional seperti Konsulat Amerika Serikat, USAID, hingga Konsulat Tiongkok juga disebut pernah melakukan kunjungan dan diskusi dengan Rahudman Harahap terkait pembangunan Kota Medan.
Buku setebal 135 halaman itu terbagi dalam lima bagian. Isinya mengulas perjalanan hidup Rahudman Harahap, mulai dari masa pendidikan, karier sebagai aparatur sipil negara (ASN), Camat Siantar Barat, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan, hingga menjabat sebagai Asisten Kesejahteraan Sosial dan Asisten Administrasi Umum di Kantor Gubernur Sumatera Utara.
Melalui buku tersebut, Syaiful berharap generasi muda dan kalangan akademisi dapat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai perjalanan karier serta kepemimpinan Rahudman Harahap dalam membangun Kota Medan. (RGS)
















