Minggu, Juli 26, 2026
Ferari.co
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
  • Dunia
  • Bisnis
  • Foto
  • Opini
  • Sport
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
  • Dunia
  • Bisnis
  • Foto
  • Opini
  • Sport
  • Video
No Result
View All Result
Ferari.co
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Dunia
  • Foto
  • Lifestyle
  • Opini
  • Sport
  • Video
Home Daerah

Kontroversi Pelantikan di Batu Bara: Rekam Jejak Tersangka Diabaikan, Birokrasi Jadi Taruhan?

Ferari.co by Ferari.co
Mei 9, 2026
in Daerah, Hukum, Peristiwa
0
Kontroversi Pelantikan di Batu Bara: Rekam Jejak Tersangka Diabaikan, Birokrasi Jadi Taruhan?

Ilustrasi polemik pelantikan pejabat di Kabupaten Batu Bara. Rekam jejak hukum seorang camat yang baru dilantik kembali mencuat, memicu pertanyaan publik terkait transparansi, integritas, dan proses seleksi pejabat di lingkungan pemerintah daerah.

0
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Batu Bara – Ferari.co | Pelantikan Camat Sei Suka oleh Bupati Batu Bara di Aula Kantor Bupati pada Selasa (5/5/2026) menuai kritik keras. Keputusan tersebut dinilai mengabaikan rekam jejak serius pejabat yang pernah terseret kasus hukum, sehingga memicu pertanyaan besar tentang arah dan integritas birokrasi di daerah ini.

Pangeran Riadi Gunawan Siagian, yang kini menjabat camat, diduga pernah berstatus tersangka dalam dugaan pemalsuan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Pematang Siantar pada 2012. Kasus itu bukan isu kecil. Ia berkaitan dengan dugaan pemalsuan dokumen negara menggunakan metode pemindaian tanda tangan kepala daerah dan stempel resmi pemerintah.

Lebih jauh, berkas perkara kasus tersebut bahkan disebut telah dinyatakan lengkap (P21) oleh penyidik dan dilimpahkan ke kejaksaan. Artinya, dugaan pelanggaran hukum itu pernah berada pada tahap serius dalam proses pidana.

RelatedPosts

Satgas Yonif 645/GTY Pererat Persaudaraan dengan Warga Napua Lewat Ibadah Minggu dan Berbagi Bubur Kacang Hijau

17 Mahasiswa UNA Sulap Desa Lubuk Cuik Jadi Pusat UMKM Sehari, Warga Antusias Ikut Jalan Santai

Inalum Perkuat Tata Kelola Perusahaan, Jalin Sinergi Strategis dengan Kejati Sumut

Namun hingga kini, status akhir perkara tersebut tidak pernah dijelaskan secara terbuka ke publik. Apakah kasus itu berujung vonis, dihentikan, atau mengendap tanpa kepastian hukum semuanya masih gelap.

Ironisnya, di tengah ketidakjelasan itu, yang bersangkutan justru kembali mendapat kepercayaan untuk menduduki jabatan strategis sebagai camat.

Upaya konfirmasi yang dilakukan Ferari.co kepada Pangeran Riadi pada Jumat (8/6/2026) tidak mendapat respons. Sikap bungkam ini justru memperkeruh keadaan. Dalam situasi seperti ini, diam bukanlah netral melainkan memperbesar kecurigaan publik.

Seharusnya, pejabat publik memiliki kewajiban moral untuk menjelaskan rekam jejaknya, terlebih ketika menyangkut dugaan tindak pidana yang serius.

Sorotan kini mengarah langsung kepada Bupati Batu Bara. Keputusan melantik pejabat dengan rekam jejak kontroversial menimbulkan dua kemungkinan yang sama-sama problematik: kelalaian dalam proses seleksi, atau pembiaran yang disengaja.

Jika ini kelalaian, maka sistem evaluasi pejabat di Pemkab Batu Bara patut dipertanyakan. Bagaimana mungkin rekam jejak hukum yang pernah sampai tahap P21 bisa lolos begitu saja?

Namun jika ini pembiaran, maka persoalannya jauh lebih serius. Artinya, standar integritas dalam birokrasi telah diturunkan secara sadar. Keduanya sama-sama berbahaya.

Birokrasi seharusnya dibangun di atas prinsip meritokrasi kompetensi, integritas, dan rekam jejak bersih. Ketika indikator ini diabaikan, maka yang tersisa hanyalah kompromi.

Publik berhak bertanya: apakah jabatan di Batu Bara masih diberikan berdasarkan kualitas, atau sudah bergeser menjadi ruang kompromi kepentingan?

Lebih mengkhawatirkan lagi, ini bukan pertama kalinya nama Pangeran Riadi disorot. Pada 2019, Sekda Batu Bara saat itu bahkan secara terbuka menyebutnya sebagai bagian dari target “cuci gudang” pejabat bermasalah.

Artinya, catatan tersebut bukan informasi baru. Namun tetap saja, kini ia kembali dipercaya menduduki jabatan publik.

Kasus ini bukan sekadar polemik personal. Ini adalah alarm keras bagi tata kelola pemerintahan di Kabupaten Batu Bara.

Ketua FORMATSU, Rudy Harmoko, SH, menegaskan bahwa pengangkatan pejabat di lingkungan pemerintah daerah harus mengacu pada prinsip integritas, profesionalitas, dan rekam jejak yang bersih sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Ia menilai, apabila benar terdapat riwayat dugaan tindak pidana seperti pemalsuan dokumen, maka hal tersebut tidak bisa diabaikan, mengingat perbuatan tersebut termasuk pelanggaran serius sebagaimana diatur dalam Pasal 263 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

“Kalau memang ada rekam jejak hukum seperti itu, pemerintah daerah tidak boleh menutup mata. Ini menyangkut kepercayaan publik dan marwah birokrasi,” ujarnya.

Ia juga mendesak agar pemerintah daerah bersikap transparan dan tidak menutup-nutupi informasi kepada publik. Menurutnya, kepala daerah memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk memastikan setiap pejabat yang dilantik benar-benar bersih dari persoalan hukum.

FORMATSU meminta Bupati Batu Bara segera memberikan klarifikasi terbuka serta melakukan evaluasi menyeluruh demi menjaga kepercayaan masyarakat.

“Jangan sampai jabatan publik diisi oleh figur yang masih menyisakan tanda tanya hukum. Ini berbahaya bagi tata kelola pemerintahan yang bersih,” tegasnya Sabtu (9/5/2026).

Jika pejabat dengan rekam jejak hukum bermasalah dapat dengan mudah kembali ke posisi strategis tanpa penjelasan, maka pesan yang disampaikan kepada publik sangat jelas: akuntabilitas bukan prioritas.

Lebih buruk lagi, ini bisa merusak moral aparatur lain yang bekerja dengan integritas. Mereka yang bersih justru bisa merasa tidak dihargai, sementara yang bermasalah tetap mendapat tempat.

Situasi ini tidak bisa dibiarkan menggantung. Bupati Batu Bara harus segera memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat.

Jika tidak ada klarifikasi yang tegas, maka kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah akan terus tergerus. Dan ketika kepercayaan itu runtuh, yang hancur bukan hanya citra, tetapi juga legitimasi kepemimpinan itu sendiri.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak BKPSDM Kabupaten Batu Bara juga belum memberikan jawaban atas konfirmasi yang telah disampaikan oleh Ferari.co melalui pesan WhatsApp. Upaya konfirmasi tersebut dilakukan untuk memperoleh kejelasan terkait proses penelusuran rekam jejak dan kelayakan pejabat yang dilantik. (RGS)

Tags: ASNBatu BaraBirokrasiBupati Batu BaraCamat Batu BaraKasus HukumPangeran RiadiPemalsuan SKPNS SilumanPolitik DaerahSumatera UtaraWali Kota Siantar
Previous Post

Viral di Media Sosial, Dugaan Penjualan BBM Bersubsidi di SPBUN Nenas Siam Dilaporkan FORMATSU ke Polres Batu Bara

Next Post

Pernah Ditahan Kasus Dugaan Pemalsuan, Kini Jadi Camat Sei Suka, FORMATSU Bersuara Keras

Ferari.co

Ferari.co

Ferari.co adalah media independen yang idealis, berkomitmen pada kebenaran, serta berlandaskan nilai-nilai religius.

Related Posts

Satgas Yonif 645/GTY Pererat Persaudaraan dengan Warga Napua Lewat Ibadah Minggu dan Berbagi Bubur Kacang Hijau

Satgas Yonif 645/GTY Pererat Persaudaraan dengan Warga Napua Lewat Ibadah Minggu dan Berbagi Bubur Kacang Hijau

Juli 26, 2026
17 Mahasiswa UNA Sulap Desa Lubuk Cuik Jadi Pusat UMKM Sehari, Warga Antusias Ikut Jalan Santai

17 Mahasiswa UNA Sulap Desa Lubuk Cuik Jadi Pusat UMKM Sehari, Warga Antusias Ikut Jalan Santai

Juli 26, 2026
Inalum Perkuat Tata Kelola Perusahaan, Jalin Sinergi Strategis dengan Kejati Sumut

Inalum Perkuat Tata Kelola Perusahaan, Jalin Sinergi Strategis dengan Kejati Sumut

Juli 25, 2026
INALUM Gelar Rapat Pimpinan Semester II 2026, Perkuat Sinergi dan Siapkan Strategi Hadapi Tantangan Industri

INALUM Gelar Rapat Pimpinan Semester II 2026, Perkuat Sinergi dan Siapkan Strategi Hadapi Tantangan Industri

Juli 25, 2026
INALUM Perkuat Sinergi Hilirisasi Mineral Lewat Kunjungan Strategis ke Smelter Freeport Gresik

INALUM Perkuat Sinergi Hilirisasi Mineral Lewat Kunjungan Strategis ke Smelter Freeport Gresik

Juli 24, 2026
Surat Kemensos Diabaikan? Batu Bara Pakai Lagi Label “Keluarga Miskin” pada Stiker Bansos

Surat Kemensos Diabaikan? Batu Bara Pakai Lagi Label “Keluarga Miskin” pada Stiker Bansos

Juli 23, 2026
Next Post
Pernah Ditahan Kasus Dugaan Pemalsuan, Kini Jadi Camat Sei Suka, FORMATSU Bersuara Keras

Pernah Ditahan Kasus Dugaan Pemalsuan, Kini Jadi Camat Sei Suka, FORMATSU Bersuara Keras

Follow US

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan MTQ, Bupati Batu Bara Diduga Singgung Anggaran PPPK: “Kalau Bisa Saya Pecat, Saya Pecat Semuanya”

Penutupan MTQ, Bupati Batu Bara Diduga Singgung Anggaran PPPK: “Kalau Bisa Saya Pecat, Saya Pecat Semuanya”

Mei 18, 2026
Korupsi Dana BTT 2022: Kadis Kesehatan Resmi Jadi Tersangka

Korupsi Dana BTT 2022: Kadis Kesehatan Batu Bara Resmi Jadi Tersangka

Februari 21, 2026
Kontroversi Pelantikan di Batu Bara: Rekam Jejak Tersangka Diabaikan, Birokrasi Jadi Taruhan?

Kontroversi Pelantikan di Batu Bara: Rekam Jejak Tersangka Diabaikan, Birokrasi Jadi Taruhan?

Mei 9, 2026
Setahun Bupati Batu Bara Memimpin, Jabatan Tak Beres, Birokrasi Tersendat

Setahun Bupati Batu Bara Memimpin, Jabatan Tak Beres, Birokrasi Tersendat

April 19, 2026
1,5 Juta Jiwa Warga Sumut Terdampak, Ratusan Meninggal, Puluhan Ribu Mengungsi

1,5 Juta Jiwa Warga Sumut Terdampak, Ratusan Meninggal, Puluhan Ribu Mengungsi

0
Distribusi BBM Mandek, Harga Logistik Dikhawatirkan Naik di Batubara

Distribusi BBM Mandek, Harga Logistik Dikhawatirkan Naik di Batubara

0
Pemprov Sumut dan Kementan Percepat Identifikasi Pertanian Terdampak Banjir dan Longsor

Pemprov Sumut dan Kementan Percepat Identifikasi Pertanian Terdampak Banjir dan Longsor

0
PWKI Perkuat Gerakan Anti-Kekerasan di Batubara

PWKI Perkuat Gerakan Anti-Kekerasan di Batubara

0
Satgas Yonif 645/GTY Pererat Persaudaraan dengan Warga Napua Lewat Ibadah Minggu dan Berbagi Bubur Kacang Hijau

Satgas Yonif 645/GTY Pererat Persaudaraan dengan Warga Napua Lewat Ibadah Minggu dan Berbagi Bubur Kacang Hijau

Juli 26, 2026
17 Mahasiswa UNA Sulap Desa Lubuk Cuik Jadi Pusat UMKM Sehari, Warga Antusias Ikut Jalan Santai

17 Mahasiswa UNA Sulap Desa Lubuk Cuik Jadi Pusat UMKM Sehari, Warga Antusias Ikut Jalan Santai

Juli 26, 2026
Inalum Perkuat Tata Kelola Perusahaan, Jalin Sinergi Strategis dengan Kejati Sumut

Inalum Perkuat Tata Kelola Perusahaan, Jalin Sinergi Strategis dengan Kejati Sumut

Juli 25, 2026
INALUM Gelar Rapat Pimpinan Semester II 2026, Perkuat Sinergi dan Siapkan Strategi Hadapi Tantangan Industri

INALUM Gelar Rapat Pimpinan Semester II 2026, Perkuat Sinergi dan Siapkan Strategi Hadapi Tantangan Industri

Juli 25, 2026

Recent News

Satgas Yonif 645/GTY Pererat Persaudaraan dengan Warga Napua Lewat Ibadah Minggu dan Berbagi Bubur Kacang Hijau

Satgas Yonif 645/GTY Pererat Persaudaraan dengan Warga Napua Lewat Ibadah Minggu dan Berbagi Bubur Kacang Hijau

Juli 26, 2026
17 Mahasiswa UNA Sulap Desa Lubuk Cuik Jadi Pusat UMKM Sehari, Warga Antusias Ikut Jalan Santai

17 Mahasiswa UNA Sulap Desa Lubuk Cuik Jadi Pusat UMKM Sehari, Warga Antusias Ikut Jalan Santai

Juli 26, 2026
Inalum Perkuat Tata Kelola Perusahaan, Jalin Sinergi Strategis dengan Kejati Sumut

Inalum Perkuat Tata Kelola Perusahaan, Jalin Sinergi Strategis dengan Kejati Sumut

Juli 25, 2026
INALUM Gelar Rapat Pimpinan Semester II 2026, Perkuat Sinergi dan Siapkan Strategi Hadapi Tantangan Industri

INALUM Gelar Rapat Pimpinan Semester II 2026, Perkuat Sinergi dan Siapkan Strategi Hadapi Tantangan Industri

Juli 25, 2026
Ferari.co

© 2025 Ferari.co

Ferari.co

  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Dunia
  • Foto
  • Lifestyle
  • Opini
  • Sport
  • Video

© 2025 Ferari.co