Minggu, Juli 26, 2026
Ferari.co
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
  • Dunia
  • Bisnis
  • Foto
  • Opini
  • Sport
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
  • Dunia
  • Bisnis
  • Foto
  • Opini
  • Sport
  • Video
No Result
View All Result
Ferari.co
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Dunia
  • Foto
  • Lifestyle
  • Opini
  • Sport
  • Video
Home Daerah

Merawat Demokrasi atau Merawat Ketersinggungan?

Ferari.co by Ferari.co
Juni 23, 2026
in Daerah, Peristiwa
0
Merawat Demokrasi atau Merawat Ketersinggungan?

Foto: Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, menyampaikan pandangannya dalam Forum Edukasi Politik Kebangsaan bertema "Menepis Apatis, Merawat Demokrasi" di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Minggu (21/6/2026).

0
SHARES
81
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Batu Bara – Ferari.co | Forum Edukasi Politik Kebangsaan bertema “Menepis Apatis, Merawat Demokrasi” yang digelar Rumah Informasi dan Edukasi Kabupaten Batu Bara pada Minggu (21/6/2026) menjadi perhatian publik. Bukan semata karena materi pendidikan politik yang disampaikan, melainkan karena pernyataan Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian yang dinilai keluar dari substansi utama kegiatan.

Forum tersebut sejatinya dirancang sebagai ruang edukasi untuk membangun kesadaran politik masyarakat serta mendorong partisipasi publik dalam kehidupan demokrasi. Namun di tengah penyampaian materi, Baharuddin Siagian justru menyinggung kritik masyarakat terkait kondisi jalan rusak yang belakangan ramai diperbincangkan.

Pernyataan itu muncul saat Baharuddin membahas fenomena kritik terhadap infrastruktur jalan di Kabupaten Batu Bara. Dengan nada tegas, ia mempertanyakan mengapa persoalan jalan rusak baru menjadi perhatian publik saat ini.

RelatedPosts

Satgas Yonif 645/GTY Pererat Persaudaraan dengan Warga Napua Lewat Ibadah Minggu dan Berbagi Bubur Kacang Hijau

17 Mahasiswa UNA Sulap Desa Lubuk Cuik Jadi Pusat UMKM Sehari, Warga Antusias Ikut Jalan Santai

Inalum Perkuat Tata Kelola Perusahaan, Jalin Sinergi Strategis dengan Kejati Sumut

“Kok jalan rusak sekarang dimana-mana heboh, 5 tahun lalu 6 tahun lalu kalian diam saja. Di mana kau…” cetus Baharuddin Siagian dalam forum.

Ucapan tersebut sontak menarik perhatian masyarakat. Sebab, tema yang sedang dibahas berkaitan dengan demokrasi dan partisipasi masyarakat, sementara pernyataan tersebut lebih mengarah pada respons terhadap kritik yang berkembang di ruang publik.

Dari sinilah pertanyaan mulai muncul. Ketika forum mengajak masyarakat untuk tidak apatis terhadap persoalan daerah, apakah kritik yang disampaikan warga justru dianggap sebagai bentuk kepedulian atau malah dipandang sebagai gangguan yang perlu dijawab dengan sindiran?

Dalam sistem demokrasi, kritik terhadap kebijakan maupun pelayanan publik merupakan bagian dari hak warga negara. Bahkan, Pasal 28E ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945 menjamin hak setiap orang untuk menyampaikan pendapat.

Selain itu, Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum menegaskan bahwa penyampaian pendapat merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi yang sehat.

Karena itu, kritik terhadap jalan rusak pada dasarnya merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya pemerintahan. Kritik lahir karena adanya harapan agar pelayanan publik dapat berjalan lebih baik, bukan semata-mata untuk menyerang pihak tertentu.

Publik menilai pembahasan mengenai kritik jalan rusak seharusnya dapat dijadikan momentum untuk memperkuat dialog antara pemerintah dan masyarakat. Sebab dalam demokrasi, ruang diskusi tidak hanya berisi dukungan, tetapi juga masukan, koreksi, dan kritik yang konstruktif.

Ironisnya, forum yang bertujuan menepis sikap apatis justru memunculkan perdebatan baru mengenai cara pemerintah merespons kritik publik. Di satu sisi, masyarakat didorong untuk aktif menyampaikan aspirasi. Namun di sisi lain, kritik yang muncul terhadap persoalan infrastruktur tampak mendapat respons yang cukup emosional.

Bagi masyarakat, persoalan utamanya sebenarnya sederhana. Jalan rusak merupakan masalah nyata yang dirasakan setiap hari. Karena itu, publik lebih menantikan solusi konkret dibandingkan perdebatan mengenai siapa yang mengkritik dan kapan kritik tersebut disampaikan.

Hingga berita ini diturunkan, potongan pernyataan “Di mana kau?” masih menjadi bahan diskusi di tengah masyarakat dan kalangan aktivis daerah. Sementara itu, pertanyaan yang terus mengemuka adalah apakah semangat “Menepis Apatis, Merawat Demokrasi” benar-benar membuka ruang kritik, atau justru tanpa disadari berubah menjadi ruang untuk menanggapi para pengkritik.

Sebab dalam demokrasi, partisipasi publik tidak hanya ditunjukkan melalui dukungan. Kritik yang disampaikan secara terbuka, santun, dan bertanggung jawab juga merupakan bagian dari demokrasi yang dijamin oleh konstitusi.

Hingga berita ini ditayangkan, Ferari.co masih menunggu tanggapan resmi dari Bupati Batu Bara terkait pernyataan yang menjadi perhatian publik tersebut.

Untuk menjaga prinsip keberimbangan informasi, Ferari.co membuka hak jawab dan hak klarifikasi kepada Bupati Batu Bara maupun pihak terkait sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik. (RGS)

Tags: Aktivis Batu BaraBaharuddin SiagianBupati Batu BaraDemokrasiForum DemokrasiHak Warga NegaraInfrastruktur Batu Barajalan rusak Batu BaraKebebasan BerpendapatKritik PublikMenepis Apatis Merawat DemokrasiPartisipasi Publikpemerintah Kabupaten Batu Barapolitik lokalSumatera Utara
Previous Post

Sikap Bupati Batu Bara Dinilai Anti-Kritik, Ketua Umum FUMAS: “Seharusnya Jadikan Kritik sebagai Energi Membangun”

Next Post

PPDB Batu Bara Disorot, Plt Kadis Pendidikan: “Udah Cukup, Kita Berkawan Tetap Aja”

Ferari.co

Ferari.co

Ferari.co adalah media independen yang idealis, berkomitmen pada kebenaran, serta berlandaskan nilai-nilai religius.

Related Posts

Satgas Yonif 645/GTY Pererat Persaudaraan dengan Warga Napua Lewat Ibadah Minggu dan Berbagi Bubur Kacang Hijau

Satgas Yonif 645/GTY Pererat Persaudaraan dengan Warga Napua Lewat Ibadah Minggu dan Berbagi Bubur Kacang Hijau

Juli 26, 2026
17 Mahasiswa UNA Sulap Desa Lubuk Cuik Jadi Pusat UMKM Sehari, Warga Antusias Ikut Jalan Santai

17 Mahasiswa UNA Sulap Desa Lubuk Cuik Jadi Pusat UMKM Sehari, Warga Antusias Ikut Jalan Santai

Juli 26, 2026
Inalum Perkuat Tata Kelola Perusahaan, Jalin Sinergi Strategis dengan Kejati Sumut

Inalum Perkuat Tata Kelola Perusahaan, Jalin Sinergi Strategis dengan Kejati Sumut

Juli 25, 2026
INALUM Gelar Rapat Pimpinan Semester II 2026, Perkuat Sinergi dan Siapkan Strategi Hadapi Tantangan Industri

INALUM Gelar Rapat Pimpinan Semester II 2026, Perkuat Sinergi dan Siapkan Strategi Hadapi Tantangan Industri

Juli 25, 2026
INALUM Perkuat Sinergi Hilirisasi Mineral Lewat Kunjungan Strategis ke Smelter Freeport Gresik

INALUM Perkuat Sinergi Hilirisasi Mineral Lewat Kunjungan Strategis ke Smelter Freeport Gresik

Juli 24, 2026
Surat Kemensos Diabaikan? Batu Bara Pakai Lagi Label “Keluarga Miskin” pada Stiker Bansos

Surat Kemensos Diabaikan? Batu Bara Pakai Lagi Label “Keluarga Miskin” pada Stiker Bansos

Juli 23, 2026
Next Post
PPDB Batu Bara Disorot, Plt Kadis Pendidikan: “Udah Cukup, Kita Berkawan Tetap Aja”

PPDB Batu Bara Disorot, Plt Kadis Pendidikan: "Udah Cukup, Kita Berkawan Tetap Aja"

Follow US

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan MTQ, Bupati Batu Bara Diduga Singgung Anggaran PPPK: “Kalau Bisa Saya Pecat, Saya Pecat Semuanya”

Penutupan MTQ, Bupati Batu Bara Diduga Singgung Anggaran PPPK: “Kalau Bisa Saya Pecat, Saya Pecat Semuanya”

Mei 18, 2026
Korupsi Dana BTT 2022: Kadis Kesehatan Resmi Jadi Tersangka

Korupsi Dana BTT 2022: Kadis Kesehatan Batu Bara Resmi Jadi Tersangka

Februari 21, 2026
Kontroversi Pelantikan di Batu Bara: Rekam Jejak Tersangka Diabaikan, Birokrasi Jadi Taruhan?

Kontroversi Pelantikan di Batu Bara: Rekam Jejak Tersangka Diabaikan, Birokrasi Jadi Taruhan?

Mei 9, 2026
Setahun Bupati Batu Bara Memimpin, Jabatan Tak Beres, Birokrasi Tersendat

Setahun Bupati Batu Bara Memimpin, Jabatan Tak Beres, Birokrasi Tersendat

April 19, 2026
1,5 Juta Jiwa Warga Sumut Terdampak, Ratusan Meninggal, Puluhan Ribu Mengungsi

1,5 Juta Jiwa Warga Sumut Terdampak, Ratusan Meninggal, Puluhan Ribu Mengungsi

0
Distribusi BBM Mandek, Harga Logistik Dikhawatirkan Naik di Batubara

Distribusi BBM Mandek, Harga Logistik Dikhawatirkan Naik di Batubara

0
Pemprov Sumut dan Kementan Percepat Identifikasi Pertanian Terdampak Banjir dan Longsor

Pemprov Sumut dan Kementan Percepat Identifikasi Pertanian Terdampak Banjir dan Longsor

0
PWKI Perkuat Gerakan Anti-Kekerasan di Batubara

PWKI Perkuat Gerakan Anti-Kekerasan di Batubara

0
Satgas Yonif 645/GTY Pererat Persaudaraan dengan Warga Napua Lewat Ibadah Minggu dan Berbagi Bubur Kacang Hijau

Satgas Yonif 645/GTY Pererat Persaudaraan dengan Warga Napua Lewat Ibadah Minggu dan Berbagi Bubur Kacang Hijau

Juli 26, 2026
17 Mahasiswa UNA Sulap Desa Lubuk Cuik Jadi Pusat UMKM Sehari, Warga Antusias Ikut Jalan Santai

17 Mahasiswa UNA Sulap Desa Lubuk Cuik Jadi Pusat UMKM Sehari, Warga Antusias Ikut Jalan Santai

Juli 26, 2026
Inalum Perkuat Tata Kelola Perusahaan, Jalin Sinergi Strategis dengan Kejati Sumut

Inalum Perkuat Tata Kelola Perusahaan, Jalin Sinergi Strategis dengan Kejati Sumut

Juli 25, 2026
INALUM Gelar Rapat Pimpinan Semester II 2026, Perkuat Sinergi dan Siapkan Strategi Hadapi Tantangan Industri

INALUM Gelar Rapat Pimpinan Semester II 2026, Perkuat Sinergi dan Siapkan Strategi Hadapi Tantangan Industri

Juli 25, 2026

Recent News

Satgas Yonif 645/GTY Pererat Persaudaraan dengan Warga Napua Lewat Ibadah Minggu dan Berbagi Bubur Kacang Hijau

Satgas Yonif 645/GTY Pererat Persaudaraan dengan Warga Napua Lewat Ibadah Minggu dan Berbagi Bubur Kacang Hijau

Juli 26, 2026
17 Mahasiswa UNA Sulap Desa Lubuk Cuik Jadi Pusat UMKM Sehari, Warga Antusias Ikut Jalan Santai

17 Mahasiswa UNA Sulap Desa Lubuk Cuik Jadi Pusat UMKM Sehari, Warga Antusias Ikut Jalan Santai

Juli 26, 2026
Inalum Perkuat Tata Kelola Perusahaan, Jalin Sinergi Strategis dengan Kejati Sumut

Inalum Perkuat Tata Kelola Perusahaan, Jalin Sinergi Strategis dengan Kejati Sumut

Juli 25, 2026
INALUM Gelar Rapat Pimpinan Semester II 2026, Perkuat Sinergi dan Siapkan Strategi Hadapi Tantangan Industri

INALUM Gelar Rapat Pimpinan Semester II 2026, Perkuat Sinergi dan Siapkan Strategi Hadapi Tantangan Industri

Juli 25, 2026
Ferari.co

© 2025 Ferari.co

Ferari.co

  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Dunia
  • Foto
  • Lifestyle
  • Opini
  • Sport
  • Video

© 2025 Ferari.co