Rabu, Oktober 28, 2026
Ferari.co
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
  • Dunia
  • Bisnis
  • Foto
  • Opini
  • Sport
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
  • Dunia
  • Bisnis
  • Foto
  • Opini
  • Sport
  • Video
No Result
View All Result
Ferari.co
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Dunia
  • Foto
  • Lifestyle
  • Opini
  • Sport
  • Video
Home Daerah

Narasi Pemkab Batu Bara Soal SiLPA Rp74 Miliar Mulai Retak, Kemenkeu Ungkap Skema Transfer Bertahap

Ferari.co by Ferari.co
April 7, 2026
in Daerah, Pemerintahan, Peristiwa
0
Narasi Pemkab Batu Bara Soal SiLPA Rp74 Miliar Mulai Retak, Kemenkeu Ungkap Skema Transfer Bertahap

Gedung Kementerian Keuangan RI menjadi sorotan dalam polemik penjelasan SiLPA Rp74 miliar Pemkab Batu Bara, setelah skema transfer dana pusat diungkap dilakukan bertahap sepanjang tahun.

0
SHARES
201
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Batu Bara – Ferari.co | Penjelasan Pemerintah Kabupaten Batu Bara terkait salah satu penyebab membengkaknya SiLPA 2025 kini semakin menuai sorotan. Alasan yang disampaikan melalui BKAD bahwa lonjakan SiLPA terjadi akibat dana transfer pusat yang masuk pada (31/12/2025) dinilai bertabrakan dengan data resmi dari Kementerian Keuangan RI.

Dalam keterangan resminya, Pemkab Batu Bara menyebut bahwa SiLPA juga dipengaruhi oleh dana transfer pemerintah pusat yang diterima setelah perubahan APBD disahkan DPRD. Dana itu disebut mencakup tunjangan guru untuk THR dan gaji ke-13, serta bantuan darurat pascabencana.

Pemkab beralasan, karena dana tersebut masuk pada hari terakhir tahun anggaran, maka tidak ada waktu yang cukup untuk merealisasikannya. Narasi inilah yang kemudian dijadikan salah satu dasar penyebab tingginya nilai SiLPA Batu Bara.

RelatedPosts

Formatsu Desak Kejagung dan KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek PON XXI di Sumut

Bukan Satu atau Dua! PANGERAN Batu Bara Laporkan 9 Dugaan Pelanggaran RSUD ke Kejari

Rumah Roboh, Lima Anak Terancam Kehilangan Tempat Tinggal, Pemkab Batu Bara Diminta Bertindak

Namun, hasil konfirmasi resmi wartawan Ferari.co kepada Kementerian Keuangan RI pada Senin (6/4/2026) justru membuka fakta yang berbeda.

Kemenkeu menegaskan bahwa penyaluran dana transfer ke daerah, termasuk Kabupaten Batu Bara, tidak dilakukan secara mendadak di akhir tahun, melainkan bertahap sepanjang tahun anggaran.

Jadwal penyaluran tersebut dijelaskan sebagai berikut:

  1. Februari: 10 persen
  2. April: 15 persen
  3. Juni: 15 persen
  4. Agustus: 20 persen
  5. Oktober: 20 persen
  6. Desember: sisa pagu alokasi

Artinya, transfer pada (31/12/2025) bukanlah dana baru yang tiba-tiba muncul di penghujung tahun, melainkan sisa dari alokasi yang sebelumnya telah dicicil sejak awal tahun.

Fakta ini memunculkan pertanyaan tajam terhadap konsistensi pernyataan Pemkab Batu Bara.

Jika dana pusat memang sudah mengalir bertahap sejak Februari hingga Oktober, lalu mengapa alasan “transfer akhir tahun” dijadikan pembenar atas besarnya SiLPA?

Lebih jauh lagi, informasi yang kami terima dari beberapa guru, bahwa tunjangan guru, THR, dan gaji ke-13 sebenarnya telah direalisasikan.

Bila benar demikian, maka penjelasan Pemkab yang memasukkan pos tersebut sebagai penyebab SiLPA menjadi semakin sulit dipahami.

Di sinilah letak persoalan yang perlu dijawab secara terbuka.

Apakah Pemkab Batu Bara keliru dalam menyampaikan informasi kepada publik, atau ada upaya membangun narasi untuk menutupi akar persoalan sebenarnya dalam pengelolaan anggaran?

Pertanyaan ini menjadi penting, mengingat SiLPA bukan sekadar angka sisa kas, tetapi mencerminkan kualitas perencanaan, kecepatan penyerapan anggaran, dan ketepatan belanja daerah.

Jika pos sebesar tunjangan guru dan THR ternyata sudah dibayarkan, maka publik berhak mengetahui komponen riil apa yang sebenarnya membentuk SiLPA tersebut.

Keterangan Kemenkeu juga menyebut bahwa penyaluran akhir tahun meliputi Dana Bagi Hasil Pajak Bumi dan Bangunan (DBH PBB) dan Dana Bagi Hasil Pajak Penghasilan (DBH PPh), sementara dana lain seperti DAU dan dukungan penggajian PPPK memiliki skema tersendiri.

Dengan demikian, alasan yang disampaikan Pemkab Batu Bara terkesan terlalu umum dan belum menjawab substansi persoalan.

Situasi ini justru menimbulkan dugaan bahwa besarnya SiLPA Batu Bara bukan semata disebabkan transfer dana pusat pada 31 Desember, melainkan kemungkinan ada persoalan pada serapan anggaran, keterlambatan pelaksanaan program, atau lemahnya perencanaan belanja daerah.

Pemkab Batu Bara perlu segera membuka data secara rinci, mulai dari tanggal penerimaan transfer, jenis dana, nominal per pos, hingga realisasi belanja yang belum terserap.

Tanpa transparansi itu, penjelasan yang disampaikan justru berpotensi memunculkan ketidakpercayaan publik.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemkab Batu Bara belum memberikan klarifikasi lanjutan atas perbedaan data dengan Kementerian Keuangan RI. Ferari.co tetap membuka ruang hak jawab dan akan terus menelusuri fakta di balik besarnya SiLPA 2025. (RGS)

Tags: APBD 2025Batu BaraBerita DaerahBKADFerari.coKemenkeu RIPemkab Batu BaraSILPA Batu BaraTHR gurutransfer dana pusat
Previous Post

SILPA APBD Batu Bara 2025 Rp74 Miliar Disorot, Enam Fraksi DPRD Desak Transparansi dan Evaluasi OPD

Next Post

Muscab PKB Medan Berjalan Harmonis, Toto Widyanto: Bukti PKB Siap Jadi Solusi Masyarakat

Ferari.co

Ferari.co

Ferari.co adalah media independen yang idealis, berkomitmen pada kebenaran, serta berlandaskan nilai-nilai religius.

Related Posts

Formatsu Desak Kejagung dan KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek PON XXI di Sumut

Formatsu Desak Kejagung dan KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek PON XXI di Sumut

Oktober 27, 2026
Bukan Satu atau Dua! PANGERAN Batu Bara Laporkan 9 Dugaan Pelanggaran RSUD ke Kejari

Bukan Satu atau Dua! PANGERAN Batu Bara Laporkan 9 Dugaan Pelanggaran RSUD ke Kejari

Oktober 27, 2026
Rumah Roboh, Lima Anak Terancam Kehilangan Tempat Tinggal, Pemkab Batu Bara Diminta Bertindak

Rumah Roboh, Lima Anak Terancam Kehilangan Tempat Tinggal, Pemkab Batu Bara Diminta Bertindak

Oktober 22, 2026
Seng Bekas RSUD H. Ok Arya Zulkarnain Diduga Raib, Dirut Bantah Dijual

Seng Bekas RSUD H. Ok Arya Zulkarnain Diduga Raib, Dirut Bantah Dijual

Oktober 22, 2026
Syaiful Syafri Apresiasi Prestasi SOIna Sumut di Pesonas II NTT 2026, Raih 12 Medali

Syaiful Syafri Apresiasi Prestasi SOIna Sumut di Pesonas II NTT 2026, Raih 12 Medali

Oktober 17, 2026
Mengharumkan Sumut, Atlet Disabilitas Intelektual SOIna Raih Emas dan Perunggu pada Hari Kedua Pesonas NTT 2026

Mengharumkan Sumut, Atlet Disabilitas Intelektual SOIna Raih Emas dan Perunggu pada Hari Kedua Pesonas NTT 2026

Oktober 16, 2026
Next Post
Muscab PKB Medan Berjalan Harmonis, Toto Widyanto: Bukti PKB Siap Jadi Solusi Masyarakat

Muscab PKB Medan Berjalan Harmonis, Toto Widyanto: Bukti PKB Siap Jadi Solusi Masyarakat

Follow US

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan MTQ, Bupati Batu Bara Diduga Singgung Anggaran PPPK: “Kalau Bisa Saya Pecat, Saya Pecat Semuanya”

Penutupan MTQ, Bupati Batu Bara Diduga Singgung Anggaran PPPK: “Kalau Bisa Saya Pecat, Saya Pecat Semuanya”

Mei 18, 2026
Kecelakaan Maut di Simpang Dolok Batu Bara, Xpander Tabrak Belakang Truk Sawit, Satu Orang Meninggal

Kecelakaan Maut di Simpang Dolok Batu Bara, Xpander Tabrak Belakang Truk Sawit, Satu Orang Meninggal

Agustus 5, 2026
Korupsi Dana BTT 2022: Kadis Kesehatan Resmi Jadi Tersangka

Korupsi Dana BTT 2022: Kadis Kesehatan Batu Bara Resmi Jadi Tersangka

Februari 21, 2026
Kontroversi Pelantikan di Batu Bara: Rekam Jejak Tersangka Diabaikan, Birokrasi Jadi Taruhan?

Kontroversi Pelantikan di Batu Bara: Rekam Jejak Tersangka Diabaikan, Birokrasi Jadi Taruhan?

Mei 9, 2026
1,5 Juta Jiwa Warga Sumut Terdampak, Ratusan Meninggal, Puluhan Ribu Mengungsi

1,5 Juta Jiwa Warga Sumut Terdampak, Ratusan Meninggal, Puluhan Ribu Mengungsi

0
Distribusi BBM Mandek, Harga Logistik Dikhawatirkan Naik di Batubara

Distribusi BBM Mandek, Harga Logistik Dikhawatirkan Naik di Batubara

0
Pemprov Sumut dan Kementan Percepat Identifikasi Pertanian Terdampak Banjir dan Longsor

Pemprov Sumut dan Kementan Percepat Identifikasi Pertanian Terdampak Banjir dan Longsor

0
PWKI Perkuat Gerakan Anti-Kekerasan di Batubara

PWKI Perkuat Gerakan Anti-Kekerasan di Batubara

0
Formatsu Desak Kejagung dan KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek PON XXI di Sumut

Formatsu Desak Kejagung dan KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek PON XXI di Sumut

Oktober 27, 2026
Bukan Satu atau Dua! PANGERAN Batu Bara Laporkan 9 Dugaan Pelanggaran RSUD ke Kejari

Bukan Satu atau Dua! PANGERAN Batu Bara Laporkan 9 Dugaan Pelanggaran RSUD ke Kejari

Oktober 27, 2026
Rumah Roboh, Lima Anak Terancam Kehilangan Tempat Tinggal, Pemkab Batu Bara Diminta Bertindak

Rumah Roboh, Lima Anak Terancam Kehilangan Tempat Tinggal, Pemkab Batu Bara Diminta Bertindak

Oktober 22, 2026
Seng Bekas RSUD H. Ok Arya Zulkarnain Diduga Raib, Dirut Bantah Dijual

Seng Bekas RSUD H. Ok Arya Zulkarnain Diduga Raib, Dirut Bantah Dijual

Oktober 22, 2026

Recent News

Formatsu Desak Kejagung dan KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek PON XXI di Sumut

Formatsu Desak Kejagung dan KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek PON XXI di Sumut

Oktober 27, 2026
Bukan Satu atau Dua! PANGERAN Batu Bara Laporkan 9 Dugaan Pelanggaran RSUD ke Kejari

Bukan Satu atau Dua! PANGERAN Batu Bara Laporkan 9 Dugaan Pelanggaran RSUD ke Kejari

Oktober 27, 2026
Rumah Roboh, Lima Anak Terancam Kehilangan Tempat Tinggal, Pemkab Batu Bara Diminta Bertindak

Rumah Roboh, Lima Anak Terancam Kehilangan Tempat Tinggal, Pemkab Batu Bara Diminta Bertindak

Oktober 22, 2026
Seng Bekas RSUD H. Ok Arya Zulkarnain Diduga Raib, Dirut Bantah Dijual

Seng Bekas RSUD H. Ok Arya Zulkarnain Diduga Raib, Dirut Bantah Dijual

Oktober 22, 2026
Ferari.co

© 2025 Ferari.co

Ferari.co

  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Dunia
  • Foto
  • Lifestyle
  • Opini
  • Sport
  • Video

© 2025 Ferari.co