Batu Bara – Ferari.co | Partai Gerindra resmi menetapkan NH sebagai Wakil Ketua DPRD Batu Bara periode 2024–2029. Keputusan ini memicu sorotan publik karena kandidat lain, MS, yang sebelumnya meraih suara terbanyak di internal partai, justru tidak terpilih. Penetapan Wakil Ketua DPRD Batu Bara tersebut diumumkan pada Selasa (10/2/2026) di Rapat Paripurna Pelantikan dan langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan politik lokal.
Pelantikan NH sempat tertunda lebih dari satu tahun karena belum adanya penetapan resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra terkait posisi Wakil Ketua DPRD Batu Bara.
Penetapan dan pelantikan NH sebagai Wakil Ketua DPRD Batu Bara disambut positif oleh berbagai pihak. Hal ini mengingat peran pimpinan DPRD sangat penting dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
Sebelumnya, MS santer disebut sebagai kandidat terkuat untuk menduduki kursi Wakil Ketua DPRD Batu Bara. Ia dinilai memiliki dukungan signifikan dan diyakini akan memperoleh kepercayaan partai. Namun, dinamika internal Partai Gerindra menghasilkan keputusan berbeda, dengan menunjuk NH sebagai Wakil Ketua DPRD Batu Bara.
Penetapan tersebut berdasarkan keputusan resmi Partai Gerindra yang menunjuk NH sebagai Wakil Ketua DPRD Batu Bara untuk periode 2024–2029.
Keputusan ini menjadi perhatian karena perbedaan latar belakang pendidikan kedua kandidat. MS diketahui menempuh pendidikan formal secara penuh, sementara NH diduga memiliki ijazah Paket C.
Meski demikian, Partai Gerindra disebut telah mempertimbangkan berbagai faktor strategis, termasuk rekam jejak politik, kapasitas kepemimpinan, serta kepentingan konsolidasi partai ke depan.
Penunjukan NH sebagai Wakil Ketua DPRD Batu Bara sekaligus mengakhiri polemik yang berlangsung sejak awal tahun. Namun, keputusan ini tetap menyisakan tanda tanya di kalangan publik terkait pertimbangan utama partai dalam menentukan posisi pimpinan DPRD Batu Bara.
Kini, dengan ditetapkannya NH sebagai Wakil Ketua DPRD Batu Bara, perhatian publik tertuju pada kinerja yang akan ditunjukkan. Masyarakat menanti apakah keputusan Partai Gerindra ini akan membawa dampak positif bagi kinerja lembaga legislatif dan kepentingan masyarakat Kabupaten Batu Bara.
Hingga berita ini diterbitkan, Ferari.co masih berupaya mengonfirmasi pihak Partai Gerindra terkait pertimbangan penunjukan tersebut. (RGS)
















