Medan – Ferari.co | Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Generasi Muda (GM) Pujakesuma, Danu Prayitno, SE, MM, mengajak seluruh pengurus dan anggota GM Pujakesuma di Indonesia untuk mendukung pemerintahan yang sah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Danu menegaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi terhadap kepemimpinan nasional dan daerah yang dipilih rakyat melalui mekanisme pemilihan umum.
Di tingkat pusat, dukungan ditujukan kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Sementara itu, di daerah, dukungan diberikan kepada para gubernur, bupati, dan wali kota.
Pernyataan tersebut disampaikan Danu Prayitno saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPW GM Pujakesuma Sumatera Utara di Miyana Hotel, Medan, Minggu (4/10/2026).
Kegiatan itu turut dihadiri unsur Dewan Penasihat, Drs. Syaiful Syafri, MM, M.Pd, DR. Renny Maisyarah, SE, AK, M.Si, Sekretaris Jenderal Dedy Tano, serta Bendahara Umum Titik Anggriyani.
Dalam arahannya, Danu menjelaskan bahwa dukungan GM Pujakesuma terhadap pemerintahan yang sah sejalan dengan visi dan misi pemerintah dalam memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Menurutnya, upaya mewujudkan cita-cita tersebut tentu menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, pemerintah perlu melakukan evaluasi secara bertahap untuk memperbaiki kekurangan dalam pelaksanaan program pembangunan.
“Kita menyadari bahwa untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur masih ditemukan berbagai kelemahan. Namun, secara bertahap, pemerintah tentu akan melakukan evaluasi demi perbaikan,” ujar Danu.
Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa, mulai dari politisi, ilmuwan, tokoh masyarakat hingga mahasiswa, untuk menjaga persatuan dan kesatuan nasional.
Danu menilai kritik terhadap pemerintah tetap diperlukan sebagai bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar penyampaian kritik tidak berkembang menjadi tindakan yang berpotensi merusak persatuan bangsa.
Rakerda DPW GM Pujakesuma Sumatera Utara tersebut juga menghadirkan pendiri GM Pujakesuma, Drs. Syaiful Syafri, MM.
Dalam kesempatan itu, Syaiful diminta memberikan penjelasan mengenai pengalaman dan upayanya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Sumatera Utara.
Pengalaman tersebut berkaitan dengan kiprahnya saat menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pada Maret 2012, ia pernah diminta memaparkan peningkatan kualitas pendidikan Sumatera Utara di hadapan Wakil Presiden RI Boediono dan 12 menteri kabinet saat kunjungan kerja di Simalungun.
Syaiful juga pernah menjabat sebagai Penjabat (Pj.) Bupati Batu Bara pada 2008.
Selain jajaran DPP GM Pujakesuma, kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pengurus dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Di antaranya, unsur ketua DPP Abdul Karim, Ardy, Yudi S.Kom, Mirna, serta Rizal, SH, MH. Hadir pula Ketua MPO Langkat Nuel dan sejumlah pimpinan GM Pujakesuma kabupaten dan kota.
Perwakilan daerah yang hadir antara lain Jumari dari Dairi, Ir. Chairudin dari Deli Serdang, Dedy Sahputra selaku Ketua Harian GM Pujakesuma Medan, Rinaldy Sandi dari Batu Bara, Jiko dari Binjai, Heriawan dari Pakpak Bharat, Abdullah dari Tanjungbalai, Bembeng dari Tebing Tinggi, Wito dari Pematangsiantar, Andi Marwan dari Padangsidimpuan, serta Fitri dari Simalungun.
Ketua dan pengurus dari berbagai daerah tersebut turut membawa sekretaris masing-masing. Dari Kabupaten Batu Bara, Sudewo hadir sebagai perwakilan sekretaris.
Rangkaian Rakerda DPW GM Pujakesuma Sumatera Utara diawali dengan doa yang dipimpin Ustaz Kusdiantoro. Selanjutnya, seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars GM Pujakesuma.
Setelah penyampaian arahan dan pembahasan organisasi, kegiatan dilanjutkan dengan dialog serta sesi tanya jawab.
Melalui Rakerda tersebut, GM Pujakesuma diharapkan semakin memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus membangun komunikasi yang konstruktif dengan pemerintah.
Ajakan Danu Prayitno untuk mendukung pemerintahan yang sah menjadi salah satu pesan utama dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan, mendukung pembangunan, serta mendorong perbaikan pemerintahan demi kepentingan masyarakat luas. (RGS)
















