Medan – Ferari.co | Atlet disabilitas intelektual Special Olympics Indonesia (SOIna) Sumatera Utara (Sumut) berhasil mengharumkan nama daerah pada hari kedua Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) II 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hingga Jumat (16/10/2026), kontingen SOIna Sumut telah mengoleksi empat medali, terdiri dari satu medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu. Prestasi ini menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Utara di ajang olahraga nasional bagi penyandang disabilitas intelektual tersebut.
Medali emas diraih Mikael Febrian, atlet dengan Down syndrome, dari cabang olahraga bocce. Sementara itu, Gerandus Saman menyumbangkan medali perak pada nomor lari 100 meter putra dan medali perunggu pada nomor lompat jauh putra.
Adapun medali perak lainnya diraih Jhon Krisian dari cabang olahraga lari 400 meter.
Dewan Penasihat SOIna Sumut, Drs. Syaiful Syafri, MM, menyampaikan capaian tersebut kepada awak media di Medan, Jumat (16/10/2026). Ia menjelaskan, informasi itu diperolehnya dari laporan kontingen SOIna Sumut yang dipimpin Ketua SOIna Sumut August Sinaga, S.ST., MAP.
Kontingen tersebut juga didampingi Wakil Ketua Assoc. Prof. Dr. Renny Maisyarah, SE., Ak., M.Si., serta Sekretaris Mardi Panjaitan, S.Pd.
Syaiful Syafri mengatakan, kontingen SOIna Sumut masih memiliki peluang menambah perolehan medali pada hari ketiga kompetisi. Peluang tersebut terbuka melalui cabang olahraga renang dan ritmik.
Menurutnya, para atlet Sumut memiliki modal prestasi untuk kembali bersaing. Pada kompetisi internasional di Berlin, Jerman, tahun 2023, atlet SOIna Sumut berhasil meraih medali perak.
Karena itu, kontingen Sumut diharapkan mampu meningkatkan pencapaian dan membawa pulang tambahan medali emas dari Pesonas II NTT 2026.
Dukungan juga datang dari Ketua Umum DPP Generasi Muda (GM) Pujakesuma, Danu Prayitno, SE., MM. Bersama Wakil Ketua Ardi dan Umar serta Bendahara Titik Agriyani, ia telah mendoakan perjuangan para atlet sejak keberangkatan kontingen pada 13 Oktober 2026.
Danu dan jajaran pengurus berharap para atlet disabilitas intelektual Sumatera Utara dapat terus menunjukkan kemampuan terbaik dan meraih tambahan medali emas pada hari ketiga pertandingan.
Dukungan tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap perjuangan atlet disabilitas intelektual yang membawa nama Sumatera Utara di tingkat nasional.
Syaiful Syafri menegaskan, prestasi yang diraih kontingen SOIna Sumut patut diapresiasi. Meskipun berangkat mengikuti Pesonas II NTT 2026 dalam kondisi yang memprihatinkan, para atlet tetap menunjukkan semangat juang dan kemampuan terbaik mereka.
Pesonas II NTT 2026 berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Kupang dan diikuti kontingen dari 25 provinsi di Indonesia.
Perolehan empat medali hingga hari kedua menjadi bukti bahwa atlet disabilitas intelektual Sumatera Utara mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional.
Syaiful berharap perjuangan para atlet terus mendapat dukungan dari berbagai pihak agar mereka dapat meraih hasil terbaik sekaligus mengharumkan nama Sumatera Utara di ajang Pesonas II 2026. (RGS)
















