Jumat, Mei 29, 2026
Ferari.co
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
  • Dunia
  • Bisnis
  • Foto
  • Opini
  • Sport
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
  • Dunia
  • Bisnis
  • Foto
  • Opini
  • Sport
  • Video
No Result
View All Result
Ferari.co
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Dunia
  • Foto
  • Lifestyle
  • Opini
  • Sport
  • Video
Home Dunia

Pendidikan Batu Bara Berdarah: Bupati Raih S3 Saat Guru Meninggal Menunggu Gaji

Ferari.co by Ferari.co
Mei 13, 2026
in Dunia, Hukum, Peristiwa
0
Pendidikan Batu Bara Berdarah: Bupati Raih S3 Saat Guru Meninggal Menunggu Gaji

Ilustrasi guru PPPK Batu Bara yang belum menerima gaji selama lima bulan di tengah polemik anggaran pendidikan dan Bupati meraih gelar S3.

0
SHARES
302
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Batu Bara – Ferari.co | Praktisi hukum Rudy Harmoko S,H melontarkan kritik tajam kepada Pemerintah Kabupaten Batu Bara di tengah belum dibayarkannya gaji Guru PPPK Paruh Waktu selama lima bulan. Ia menilai kondisi tersebut menjadi ironi besar dalam dunia pendidikan daerah.

Di saat Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian telah menyelesaikan pendidikan S3 dan menyandang gelar doktor pada April 2026, para guru yang berada di garis depan pendidikan justru harus bertahan tanpa kepastian gaji.

Rudy menilai pemerintah daerah terkesan lebih sibuk membangun citra dan kegiatan seremonial dibanding menyelesaikan persoalan mendasar yang menyangkut hak tenaga pendidik.

RelatedPosts

GEMPAL Soroti Dugaan Penjualan Sedimen Irigasi: Jangan Sampai Ada Pelanggaran Hukum

Ditanya Soal Gaji Guru dan Dugaan Intimidasi, Plt Kadisdik Batu Bara Hanya Bilang ‘Udah Lah Gak Usah’

Diduga Lalai Terapkan SOP Genset, Dua Karyawan Toko di Batu Bara Tewas

Polemik gaji Guru PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Batu Bara sendiri hingga kini belum menemukan titik terang. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Batu Bara, Agung Setiawan, pada Selasa (5/5/2026), terungkap adanya dugaan simpang siur informasi anggaran yang memicu keterlambatan pembayaran gaji guru selama lima bulan.

 

Dalam RDP tersebut, Agung Setiawan membeberkan fakta mengejutkan terkait penyusunan anggaran tahun 2025. Ia menjelaskan bahwa saat pembahasan KUA-PPAS pada Oktober 2025, Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara yang ketika itu dipimpin Wali Wala Azhari Sagala disebut telah memastikan anggaran gaji guru PPPK paruh waktu masuk dalam porsi anggaran daerah.

Namun, seiring berjalannya waktu, anggaran tersebut justru disebut hilang akibat relaksasi dan pergeseran dana dengan alasan adanya bantuan anggaran dari kementerian.

“Informasi yang kami dapatkan, awalnya gaji itu sudah masuk dalam porsi anggaran. Tetapi di tengah perjalanan disebut hilang karena relaksasi dan pergeseran anggaran dengan alasan ada kucuran dana kementerian,” ungkap Agung dalam forum RDP.

Pernyataan itu memicu tanda tanya besar di kalangan legislatif. Sebab, kondisi tersebut dinilai menunjukkan adanya ketidaksinkronan informasi antara pemerintah daerah dan DPRD Batu Bara.

Rudy turut menyoroti persoalan tersebut. Ia menyindir Bupati Baharuddin Siagian dan Wakil Bupati Syafrizal agar segera turun tangan mencari solusi konkret atas nasib ratusan guru PPPK paruh waktu yang belum menerima hak mereka.

Menurut Rudy, persoalan gaji guru tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut hak hidup dan keberlangsungan pendidikan di daerah.

“Jangan hanya sibuk kegiatan seremonial dan keluar daerah. Guru-guru ini sudah lima bulan tidak digaji. Pemerintah daerah harus hadir memberikan solusi,” tegas Rudy, Rabu (13/5/2026

Kekecewaan juga disampaikan Nafiar yang juga merupakan anggota Badan Anggaran (Banggar). Ia menilai pergeseran anggaran tanpa pembahasan yang jelas merupakan bentuk pelecehan terhadap fungsi pengawasan legislatif.

Menurutnya, Banggar DPRD sebelumnya meyakini anggaran gaji guru PPPK paruh waktu sudah aman dan terkunci dalam APBD 2025. Hal senada sebelumnya juga diyakini anggota Banggar lainnya, Jalasmar Sitinjak.

Namun, fakta terbaru justru mengungkap bahwa Dinas Pendidikan disebut tidak pernah benar-benar menganggarkan gaji tersebut pada tahun 2025.

Kondisi ini memunculkan dugaan maladministrasi hingga potensi kebohongan publik dalam pengelolaan anggaran pendidikan di Kabupaten Batu Bara.

Secara hukum, keterlambatan pembayaran gaji guru bertentangan dengan amanat negara dalam memenuhi hak tenaga pendidik. Hal itu tertuang dalam Pasal 14 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yang menegaskan bahwa guru berhak memperoleh penghasilan di atas kebutuhan hidup minimum serta jaminan kesejahteraan sosial.

Selain itu, Pasal 28D ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945 juga menegaskan bahwa setiap orang berhak bekerja serta memperoleh imbalan dan perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja.

Rudy kembali menegaskan bahwa persoalan ini tidak boleh dianggap biasa. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan di Batu Bara.

“Jangan sampai gelar doktor hanya menjadi simbol kebanggaan, tetapi jeritan guru yang mengabdi di sekolah-sekolah malah tidak didengar. Pendidikan itu bukan soal titel semata, melainkan bagaimana pemerintah hadir memastikan guru hidup layak dan menerima haknya tepat waktu,” tegas Rudy.

Kematian seorang Guru PPPK Paruh Waktu pada Rabu (15/4/2026), di Kabupaten Batu Bara menjadi tamparan keras bagi wajah pendidikan daerah. Di tengah belum dibayarkannya gaji selama berbulan-bulan, almarhum harus berjuang melawan penyakit lambung sambil menanti haknya yang tak kunjung cair. Ironisnya, pesan terakhir yang beredar menunjukkan bagaimana seorang pendidik terpaksa memohon kepastian gaji demi biaya berobat.

Tragedi ini bukan lagi sekadar persoalan administrasi anggaran, melainkan gambaran nyata matinya kepekaan birokrasi terhadap nasib guru. Ketika tenaga pendidik dipaksa bertahan tanpa kepastian ekonomi, maka yang runtuh bukan hanya kesejahteraan guru, tetapi juga nurani pemerintah itu sendiri.

Kasus gaji Guru PPPK Paruh Waktu Batu Bara ini kini menjadi sorotan publik. DPRD pun didesak untuk terus mengawal persoalan tersebut hingga seluruh hak guru dibayarkan sepenuhnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian belum memberikan tanggapan resmi terkait polemik gaji Guru PPPK Paruh Waktu yang belum dibayarkan selama lima bulan. Begitu juga dengan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara, Wali Wala Azhari Sagala, yang belum memberikan jawaban saat dikonfirmasi terkait dugaan hilangnya porsi anggaran gaji guru PPPK paruh waktu tahun 2025.(RGS)

Tags: Baharuddin SiagianBatu BaraDPRD Batu Baragaji guruguru meninggalguru PPPKpendidikan Batu Barapolemik anggaranPPPK Paruh WaktuRudy Harmoko
Previous Post

Tujuh Komisioner KPAD Batu Bara Mundur Serentak

Next Post

FORMATSU Laporkan Dugaan Korupsi Dana PARI Rp1,3 Miliar di BRI Unit Glugur ke Kejati Sumut

Ferari.co

Ferari.co

Ferari.co adalah media independen yang idealis, berkomitmen pada kebenaran, serta berlandaskan nilai-nilai religius.

Related Posts

GEMPAL Soroti Dugaan Penjualan Sedimen Irigasi: Jangan Sampai Ada Pelanggaran Hukum

GEMPAL Soroti Dugaan Penjualan Sedimen Irigasi: Jangan Sampai Ada Pelanggaran Hukum

Mei 29, 2026
Ditanya Soal Gaji Guru dan Dugaan Intimidasi, Plt Kadisdik Batu Bara Hanya Bilang ‘Udah Lah Gak Usah’

Ditanya Soal Gaji Guru dan Dugaan Intimidasi, Plt Kadisdik Batu Bara Hanya Bilang ‘Udah Lah Gak Usah’

Mei 26, 2026
Diduga Lalai Terapkan SOP Genset, Dua Karyawan Toko di Batu Bara Tewas

Diduga Lalai Terapkan SOP Genset, Dua Karyawan Toko di Batu Bara Tewas

Mei 23, 2026
“Kalau Tak Buat Video, Kepsek Bisa Nonjob” Dugaan Intimidasi Guru PPPK Terkuak di DPRD Batu Bara

“Kalau Tak Buat Video, Kepsek Bisa Nonjob” Dugaan Intimidasi Guru PPPK Terkuak di DPRD Batu Bara

Mei 23, 2026
Gaji Guru PPPK Tak Kunjung Cair, DPRD Ingatkan Pemkab Batu Bara: Jangan Terus Berlindung di Aturan

Gaji Guru PPPK Tak Kunjung Cair, DPRD Ingatkan Pemkab Batu Bara: Jangan Terus Berlindung di Aturan

Mei 23, 2026
Rudy Harmoko Kritik Sikap Diam Bupati Batu Bara Terkait Polemik Pelantikan Camat Sei Suka

Rudy Harmoko Kritik Sikap Diam Bupati Batu Bara Terkait Polemik Pelantikan Camat Sei Suka

Mei 21, 2026
Next Post
FORMATSU Laporkan Dugaan Korupsi Dana PARI Rp1,3 Miliar di BRI Unit Glugur ke Kejati Sumut

FORMATSU Laporkan Dugaan Korupsi Dana PARI Rp1,3 Miliar di BRI Unit Glugur ke Kejati Sumut

Follow US

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan MTQ, Bupati Batu Bara Diduga Singgung Anggaran PPPK: “Kalau Bisa Saya Pecat, Saya Pecat Semuanya”

Penutupan MTQ, Bupati Batu Bara Diduga Singgung Anggaran PPPK: “Kalau Bisa Saya Pecat, Saya Pecat Semuanya”

Mei 18, 2026
Korupsi Dana BTT 2022: Kadis Kesehatan Resmi Jadi Tersangka

Korupsi Dana BTT 2022: Kadis Kesehatan Batu Bara Resmi Jadi Tersangka

Februari 21, 2026
Kontroversi Pelantikan di Batu Bara: Rekam Jejak Tersangka Diabaikan, Birokrasi Jadi Taruhan?

Kontroversi Pelantikan di Batu Bara: Rekam Jejak Tersangka Diabaikan, Birokrasi Jadi Taruhan?

Mei 9, 2026
Setahun Bupati Batu Bara Memimpin, Jabatan Tak Beres, Birokrasi Tersendat

Setahun Bupati Batu Bara Memimpin, Jabatan Tak Beres, Birokrasi Tersendat

April 19, 2026
1,5 Juta Jiwa Warga Sumut Terdampak, Ratusan Meninggal, Puluhan Ribu Mengungsi

1,5 Juta Jiwa Warga Sumut Terdampak, Ratusan Meninggal, Puluhan Ribu Mengungsi

0
Distribusi BBM Mandek, Harga Logistik Dikhawatirkan Naik di Batubara

Distribusi BBM Mandek, Harga Logistik Dikhawatirkan Naik di Batubara

0
Pemprov Sumut dan Kementan Percepat Identifikasi Pertanian Terdampak Banjir dan Longsor

Pemprov Sumut dan Kementan Percepat Identifikasi Pertanian Terdampak Banjir dan Longsor

0
PWKI Perkuat Gerakan Anti-Kekerasan di Batubara

PWKI Perkuat Gerakan Anti-Kekerasan di Batubara

0
GEMPAL Soroti Dugaan Penjualan Sedimen Irigasi: Jangan Sampai Ada Pelanggaran Hukum

GEMPAL Soroti Dugaan Penjualan Sedimen Irigasi: Jangan Sampai Ada Pelanggaran Hukum

Mei 29, 2026
Ditanya Soal Gaji Guru dan Dugaan Intimidasi, Plt Kadisdik Batu Bara Hanya Bilang ‘Udah Lah Gak Usah’

Ditanya Soal Gaji Guru dan Dugaan Intimidasi, Plt Kadisdik Batu Bara Hanya Bilang ‘Udah Lah Gak Usah’

Mei 26, 2026
Apel Perdana Pasca Lebaran, Bapenda Batu Bara Perkuat Disiplin dan Silaturahmi Pegawai

Apel Perdana Pasca Lebaran, Bapenda Batu Bara Perkuat Disiplin dan Silaturahmi Pegawai

Mei 26, 2026
Bapenda Batu Bara Gandeng Bank Sumut Percepat Digitalisasi Pajak Daerah

Bapenda Batu Bara Gandeng Bank Sumut Percepat Digitalisasi Pajak Daerah

Mei 26, 2026

Recent News

GEMPAL Soroti Dugaan Penjualan Sedimen Irigasi: Jangan Sampai Ada Pelanggaran Hukum

GEMPAL Soroti Dugaan Penjualan Sedimen Irigasi: Jangan Sampai Ada Pelanggaran Hukum

Mei 29, 2026
Ditanya Soal Gaji Guru dan Dugaan Intimidasi, Plt Kadisdik Batu Bara Hanya Bilang ‘Udah Lah Gak Usah’

Ditanya Soal Gaji Guru dan Dugaan Intimidasi, Plt Kadisdik Batu Bara Hanya Bilang ‘Udah Lah Gak Usah’

Mei 26, 2026
Apel Perdana Pasca Lebaran, Bapenda Batu Bara Perkuat Disiplin dan Silaturahmi Pegawai

Apel Perdana Pasca Lebaran, Bapenda Batu Bara Perkuat Disiplin dan Silaturahmi Pegawai

Mei 26, 2026
Bapenda Batu Bara Gandeng Bank Sumut Percepat Digitalisasi Pajak Daerah

Bapenda Batu Bara Gandeng Bank Sumut Percepat Digitalisasi Pajak Daerah

Mei 26, 2026
Ferari.co

© 2025 Ferari.co

Ferari.co

  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Dunia
  • Foto
  • Lifestyle
  • Opini
  • Sport
  • Video

© 2025 Ferari.co